KALTIMPOST.ID, JAKARTA - Aktris dan penyanyi Prilly Latuconsina menjadi sorotan setelah pernyataannya yang kontroversial mengenai perbandingan antara perempuan independen dan laki-laki mapan di Indonesia.
Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Prilly menyatakan, "Di negara ini banyak cewek independen, tapi cowok mapan dikit," yang kemudian memicu berbagai reaksi dari netizen.
Pernyataan tersebut dianggap oleh sebagian netizen sebagai bentuk generalisasi yang tidak berdasar dan menimbulkan perdebatan di media sosial.
Banyak yang mempertanyakan sumber data yang digunakan Prilly untuk membuat pernyataan tersebut.
Namun, salah satu akun media sosial memperkirakan apa yang Prilly nyatakan berkaitan dengan konsep hypergamy, yaitu kecenderungan seseorang untuk memilih pasangan yang setara atau lebih tinggi status sosial dan ekonominya.
Dalam konteks ini, banyak perempuan independen yang mencari pasangan yang setara atau lebih mapan dari mereka. Hal ini menyebabkan laki-laki yang berada di level 9 atau 10 (mapan) menjadi semakin sedikit pilihannya.
Meski demikian, pernyataan Prilly tetap disesalkan sebagian kalangan netizen.
"Cewek asalkan puny duit cukup buat dirinya sndiri, sudah bisa disebut independen. Cowok gabisa cuman sekedar cukup buat dirinya sndiri, tapi juga harus bisa menckupi kbutuhan pasangan anak dann bahkan ortunya. Standar dan tanggung jawabnya aja udah beda," ungkap akun SeptioSarif**.
Di sisi lain, ada juga yang mendukung Prilly dengan menyatakan bahwa pernyataannya mencerminkan realitas yang ada di masyarakat.
"Tapi emg bener loh, aku baru bgt kenalan sama cowok udah umur 28 tahun padahal tapi belum punya apa2. Pas aku tanya nggak ada tanggungan keluarga padahal, uangnya abis dipake game sama slot hmm," tulis @aprsw* di X.(*)
Editor : Thomas Dwi Priyandoko