Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Sempat Vakum, Gus Miftah Menangis Haru saat Kembali Ceramah di Ponpes, Dapat Dukungan dari Jamaah dan Rekannya

Hernawati • Selasa, 7 Januari 2025 | 13:02 WIB
Miftah Maulana Habiburohman atau yang lebih dikenal dengan nama Gus Miftah.
Miftah Maulana Habiburohman atau yang lebih dikenal dengan nama Gus Miftah.

KALTIMPOST.ID, Miftah Maulana Habiburahman atau yang lebih dikenal dengan nama Gus Miftah sempat jadi trending topic beberapa waktu lalu dengan videonya yang mengata-ngatai penjual es teh Sunhaji di sebuah acara pengajian di Jawa Tengah.

Karena kasusnya tersebut, Gus Miftah pun akhirnya mengundurkan diri dari jabatannya sebagai utusan khusus presiden dan vakum ceramah selama sebulan.

Namun, baru-baru ini, Gus Miftah tampil kembali di hadapan publik untuk mengisi ceramah bertajuk Mujahadah Dzikrul Ghofilin yang digelar di Pondok Pesantren Ora Aji Sleman, Jogjakarta, pada Sabtu (4/1) pukul 19.00 WIB.

Pada kesempatan tersebut, hadir sejumlah tokoh, seperti politikus Helmy Faishal Zaini, musisi Charly Van Houten, dan pakar komunikasi politik Ipang Wahid.

Gus Miftah pun memimpin pembacaan sholawat Nariyah yang diikuti para jamaah yang hadir. Mereka pun kompak mengumandangkan selawat bersama-sama.

Usai pembacaan selawat dan mujahadah, Gus Miftah pun memulai ceramahnya. Dalam ceramahnya, Gus Miftah berkata bahwa pentingnya bersyukur dalam setiap keadaan.

Ia merenungkan bahwa kesuksesan yang ia dapati ini merupakan ujian dari Allah SWT untuk mengingatkannya agar selalu rendah hati.

“Kamu besar karena Aku besarkan. Kamu kuat karena Aku kuatkan, kamu mampu karena Aku mampukan. Kamu bisa karena Aku bisakan,” ucapnya.

Selain itu, ia juga mengungkapkan mengenai perjalanan hidupnya selama lima tahun terakhir.

“Perjalanan saya lima tahun terakhir begitu mulus. Seolah-olah apa yang kita minta, Allah SWT kabulkan. Namun, ternyata Allah ingin mengingatkan saya bahwa semua itu karunia-Nya. Ini menjadi pelajaran besar bagi saya untuk tetap rendah hati dan bersyukur,” katanya di hadapan para jamaah.

Mendengar hal itu, beberapa jamaah pun memberikan dukungan moral secara langsung. Doa mengalir untuk Gus Miftah.

Tak kuasa menahan haru, Gus Miftah menangis tersedu-sedu di atas panggung. Gus Miftah tak menyangka akan mendapatkan dukungan dari para jamaahnya. Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada jamaahnya.

“Saya tidak pernah menyangka akan mendapatkan cinta sebesar ini dari kalian. Ini adalah pengingat bahwa apa yang saya lakukan selama ini bukan tentang saya, tetapi tentang menyampaikan pesan kebaikan dari Allah SWT,” ucapnya.

Dukungan tak hanya datang dari para jamaahnya, tapi juga rekan-rekannya yang hadir pada acara tersebut.

Ipang Wahid yang merupakan pakar komunikasi politik sekaligus sahabat dari Gus Miftah menyampaikan kata-kata penyemangat.

“Brother.. aku yakin setiap kesulitan yang Allah SWT berikan adalah bagian dari rencana indah untuk mengangkatmu ke tempat yang lebih baik. Tetaplah melangkah dengan keyakinan bahwa Allah SWT selalu bersamamu,” kata Ipang.

Adapun Charly Van Houten yang juga hadir di acara tersebut memeluk erat Gus Miftah. Ia menyebut bangga terhadap perjuangan Gus Miftah dalam berdakwah.

“Gus Miftah adalah sosok yang luar biasa. Saya belajar banyak dari beliau tentang bagaimana menjalani hidup dengan penuh keikhlasan dan keteguhan. Hari ini saya di sini hadir memberikan dukungan sepenuhnya kepada beliau,” bebernya.

Editor : Hernawati
#ceramah gus miftah #gus miftah #Miftah Maulana Habiburrahman #Ponpes Ora Aji