Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Innalillahi! Nurul Qomar, Komedian Senior Sekaligus Politikus dari Cirebon Tutup Usia Akibat Kanker Usus

Hernawati • Kamis, 9 Januari 2025 | 06:47 WIB
Pelawak senior Nurul Qomar atau Abah Qomar berpulang.
Pelawak senior Nurul Qomar atau Abah Qomar berpulang.

KALTIMPOST.ID, Hiburan Tanah Air kembali berduka. Pelawak senior kenamaan Tanah Air Nurul Qomar atau yang akrab disapa dengan Abah Qomar telah berpulang pada Rabu (8/1) pukul 17.21 WIB.

Kabar duka tersebut disampaikan Siti Maryam, istri Nurul Qomar.

”Iya (Nurul Qomar) meninggal pukul 17.21,” tulisnya dalam sebuah pesan singkat.

Siti berucap Abah Qomar mengembuskan napas terakhirnya saat dalam perawatan kanker usus di rumah sakit Tangerang Selatan.

Abah Qomar yang pernah berjaya bersama Empat Sekawan meninggal dunia dalam usia 64 tahun.

Sebelum meninggal, Abah Qomar menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Menurut informasi, pria yang juga aktif di dunia politik ini menjalani kemoterapi untuk mengatasi kanker usus yang ia derita.

Di 2021 Abah Qomar pernah memberi tahu bahwa ia divonis mengidap penyakit kanker usus stadium 4C lewat unggahan di akun Instagram pribadinya.

Kanker tersebut terdeteksi usai Abah Qomar memeriksakan kesehatannya. Sejak saat itu ia harus rutin menjalani pengobatan karena penyakitnya tersebut.

Sempat menunjukkan hasil yang positif, tapi pada akhir 2023 kanker usus yang Abah Qomar derita kembali kambuh. Pihak keluarga menyebut, kambuhnya kembali sakit Abah Qomar menjadi pukulan untuk keluarga.

Namun, melihat Abah Qomar punya semangat sembuh, semua keluarga pun tetap tegar dan optimis mendampingi Abah Qomar.

“Kami menyadari bahwa perjuangan melawan kanker adalah perjalanan panjang. Ada kalanya menanjak, ada kalanya menurun. Kekambuhan ini adalah salah satu tanjakan yang harus kami lalui bersama. Namun, kami percaya di balik setiap ujian, ada hikmah yang menanti,” ucap salah satu keluarga.

Bahkan meski dalam situasi sulit, semangat Abah Qomar tetap menjadi inspirasi bagi keluarganya.

“Abah adalah sosok yang kuat, dan kami yakin dengan doa dan dukungan dari semuanya, Abah akan pulih seperti sediakala,” ujarnya.

Akan tetapi, usai menjalani kemoterapi kedelapan, kondisi Abah Qomar semakin menurun hingga kesulitan mengonsumsi makanan dan minuman. Keadaan ini semakin memburuk dalam beberapa waktu terakhir, hingga akhirnya Abah Qomar berpulang.

Profil Nurul Qomar

Nurul Qomar lahir di Jakarta pada 11 Maret 1960. Ia merupakan anak pertama dari tujuh bersaudara dari pasangan keluarga KH Achmad Yusri dan Hj Siti Choridah.

Keluarga besar kakeknya tinggal di Cirebon, Jawa Barat. Adapun ibu kandungnya berasal dari Desa Sindang, Indramayu dan ayahnya dari Desa Ciekek, Pandeglang-Banten.

Istrinya bernama Siti Maryam dan memiliki empat anak. Yakni Raharja Adiwidjaya, Soebagja Salim, Arya Bahupringga, dan Dimas Sufi Abiyasa.

Sebelum terkenal sebagai pelawak, pria berdarah Sunda ini ternyata pernah jadi pendidik. Pada 1985-1987 Abah Qomar pernah jadi kepala sekolah di TK dan SD di Jakarta, yakni TK/SD Widuri Indah.

Ia juga pernah mengajar mata pelajaran Sosiologi dan Antropologi Budaya di SMA Muhammadiyah Cirebon. Bersamaan dengan itu, ia membentuk grup lawak bernama Tomtam.

Partnernya adalah H Kimung, H Rosihan Anwar atau dikenal dengan Ogud, kakak kandung dari Jimmy Gideon, dan H Firman.

Grup lawak ini tak bertahan lama, hingga akhirnya Abah Qomar kembali membentuk grup lawak baru bernama Empat Sekawan.

Grup Empat Sekawan ini terdiri dari Qomar, Derry, Eman, dan Ginanjar. Acara komedi Lika-Liku Laki-Laki membuat nama Empat Sekawan populer.

Banyak film yang ia bintangi di antaranya, Kawin Gantung, Saras 008, Asmara Banyak Canda, Penghuni Surga, Samson dan Dahlia, Ayu Anak Depok City, Para Pencari Tuhan, dan Fatih di Kampung Jawara.

Abah Qomar yang lebih dulu terkenal lewat jalur komedi, akhirnya memutuskan terjun ke dunia politik. Ia maju jadi calon legislatif DPR RI pada 2004 dan terpilih sebagai anggota Komisi X DPR RI 2004 dari fraksi Partai Demokrat.

Kemudian berlanjut lagi pada periode 2009-2014 sebagai anggota Komisi X DPR RI untuk posisi yang sama. Tak cukup sampai di situ, Abah Qomar pernah juga menjadi rektor di Universitas Muhadi Setiabudi pada 2017.

Namun, ia akhirnya mundur dari jabatan ini karena maju dalam Pilkada Kabupaten Cirebon pada 2018. Pada kontestasi tersebut, Abah Qomar mencalonkan diri sebagai wakil bupati yang berpasangan dengan Mohammad Luthfi.

Pasangan ini didukung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai NasDem. Namun, pasangan ini kalah oleh petahana.

Editor : Hernawati
#qomar empat sekawan #nurul qomar #nurul qomar meninggal #kanker usus #komedian