Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Jennifer Coppen Bikin Laporan ke Polda Bali Usut Akun TikTok yang Sebut Dirinya “Maria dan Aisyah”

Hernawati • Rabu, 19 Maret 2025 | 11:37 WIB
Jennifer Coppen saat umrah di Tanah Suci.
Jennifer Coppen saat umrah di Tanah Suci.

KALTIMPOST.ID, Aktris Jennifer Coppen meradang usai sebuah akun TikTok menuding dirinya mempermainkan agama Islam. Tudingan ini bermula ketika ia membuat konten Ramadhan yang berkolaborasi dengan influencer asal Malaysia, Aisar Khaleed. Dalam konten tersebut, Jennifer mengenakan hijab.

Pemilik akun TikTok bernama @inayah.aurellia.b menuding Jennifer Coppen memakai hijab demi Aisar Khaled.

Tak sampai di situ, si pemilik akun tersebut bahkan menyinggung nama suami Jennifer, yakni Dali Wassink.

Tak butuh waktu lama, wanita berusia 23 tahun tersebut langsung menghubungi pengacaranya Rico Ardika Panjaitan dan melaporkan akun tersebut ke SPKT Polda Bali pada Selasa (18/3) terkait dugaan pencemaran nama baik.

Terkait hal tersebut, bintang serial Pretty Little Liars itu pun angkat bicara.

Jennifer Coppen menjelaskan, akun tersebut mulai menyerangnya saat ia berkolaborasi dengan Aisar Khaleed.

“Oknum ini mungkin dia adalah fans besar dari sahabat saya itu atau dari seseorang lain, saya kurang tahu. Tapi pada intinya dia tidak terima dengan kolaborasi saya dengan sahabat saya ini dan memilih jalur untuk menghujat saya,” ujarnya.

Menurut wanita yang akrab disapa Mamari ini mengungkapkan murni berkolaborasi dengan teman dekat. Namun, si akun tersebut malah menghujatnya, bahkan menyinggung agama yang dianut ibu satu anak ini.

“Akun tersebut memfitnah saya. Membawa-bawa nama Maria dan Aisya, yang kita tahu itu me-refer ke agama Kristen dan muslim. Saya tidak pernah beragama Kristen, saya dari lahir sampai sekarang selalu beragama muslim,” tuturnya.

Lanjut Jennifer, akun tersebut juga menyinggung nama almarhum suaminya, Dali Wassink dalam unggahannya.

“Saya tidak terima dia bawa-bawa nama almarhum suami saya,” ujarnya.

Jennifer telah berusaha menegur si pemilik akun tersebut dan meminta menghapus unggahan tersebut tapi sayangnya tidak mendapatkan respons yang baik.

Mirisnya lagi, seolah tak takut, si pemilik akun malah terus-terusan memosting. Jadi, Jennifer pun bergerak dengan membuat laporan.

“Dia seperti menggampangkan saya, saya tidak tahu dia siapa, 100 persen tidak pernah bertemu. Dia pakai akun asli, secara terang-terangan menunjukkan muka, bahkan dia menantang untuk ditangkap. Kalau itu maunya, ya saya wujudkan,” ujarnya.

Pihaknya kini telah menyerahkan sejumlah bukti berupa sebuah flash disk yang berisi rekaman video perbuatan dari akun tersebut serta tangkapan layar dari perbuatan-perbuatan yang telah dilakukan.

“Teman-teman bisa mengambil pelajaran, semoga tidak menghujat orang semena-mena dan bijak dalam menggunakan media sosial. Kalau misalkan tidak suka dengan seseorang, itu boleh, itu hak kalian. Tapi kalau tidak punya kata-kata yang baik untuk disampaikan, lebih baik diam,” tandasnya.

Editor : Hernawati
#Akun TikTok #polda bali #Jennifer Coppen