Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Petty Tunjungsari Ungkap Hal yang Tak Banyak Diketahui Soal Warisan Lagu Titiek Puspa

Dwi Puspitarini • Sabtu, 19 April 2025 | 14:08 WIB

 

Petty Tunjungsari menangis saat menceritakan almarhumah ibunda Titiek Puspa.
Petty Tunjungsari menangis saat menceritakan almarhumah ibunda Titiek Puspa.

KALTIMPOST.ID, Di balik warisan lagu-lagu legendaris milik Titiek Puspa, tersimpan tanggung jawab besar yang kini dipikul oleh sang putri, Petty Tunjungsari.

Bukan hanya soal royalti, tapi juga menjaga kehormatan dan nilai dari setiap karya yang pernah diciptakan sang maestro.

Di tengah polemik soal hak cipta dan performa lagu yang tengah ramai di industri musik, Petty memilih untuk bicara blak-blakan.

Bukan untuk memperkeruh suasana, tapi justru mengajak semua pihak untuk lebih saling menghargai.

 Baca Juga: Dari Desa ke Kota, Tapi Lupa Jalan Pulang, Lagu Bimbi Karya Titiek Puspa Ternyata tentang Kita

"Kami enggak nagih kayak kredit panci." Kalimat itu meluncur dari Petty Tunjungsari, putri dari mendiang maestro musik Indonesia, Titiek Puspa, saat berbicara soal pengelolaan royalti karya ibunya.

Petty dengan tegas menyampaikan bahwa dirinya dan keluarga tak pernah punya masalah dengan pihak Musica Studios maupun Wahana Musik Indonesia (WAMI) terkait hak royalti lagu-lagu sang ibu.

Ia bahkan menyebut sistem yang berjalan sekarang sudah cukup baik dan tidak merendahkan para pencipta lagu.

 Baca Juga: Serba Putih, Tahlilan 7 Hari Kepergian Titiek Puspa, Keluarga: Banyak Pesan Cinta untuk Eyang

"Alhamdulillah lancar. Kita ikut peraturan yang ada. Dan saya bersyukur, sistem ini justru meninggikan harkat komposer. Jadi kita enggak seperti nagih-nagih kayak kredit panci," ucap Petty, usai Tahlilan Tujuh Hari Wafatnya Titiek Puspa, Kamis (17/4/2025).

Pernyataan ini muncul di tengah hangatnya isu royalti yang kembali menjadi sorotan di Indonesia.

Percekcokan antar musisi, pencipta lagu, dan penyanyi mencuat ke permukaan. Namun Petty memilih tidak menyeret nama besar ibunya dalam konflik tersebut.

“Komposer, penyanyi, dan musisi itu saling butuh. Jadi, mari kita berteman. Kepala dingin saja,” katanya menenangkan.

 Baca Juga: Anak Titiek Puspa Buka Suara, Kenapa Tak Ada yang Lanjutkan Warisan Musik Sang Legenda?

Petty juga mengungkap alasan keluarganya tetap memercayakan pengelolaan hak ekonomi karya Titiek Puspa kepada Musica Studios dan WAMI.

Menurutnya, kepercayaan itu sudah dibangun sejak lama, bukan hanya secara profesional, tapi juga kekeluargaan.

“Ibu saya berteman dengan Musica sudah sejak lama, bahkan sebelum saya lahir. Hubungannya enggak cuma bisnis, tapi sudah seperti keluarga,” jelasnya.

Hal itu diperkuat oleh pernyataan Indrawati Widjaja alias Acin, Eksekutif Produser Musica Studios.

 Baca Juga: Setelah Menyeriusi Agama Islam dan Salat, Titiek Puspa Wakafkan Tanah dan Rumahnya di Temanggung untuk Jadi Masjid

Ia memastikan seluruh hak dari karya-karya Titiek Puspa tetap aman dan dijalankan sesuai keinginan mendiang semasa hidup.

“Eyang sudah masuk ke WAMI. Kita jalankan semua sesuai arahan beliau,” kata Acin.

Bagi Petty, memperjuangkan royalti bukan semata-mata soal ekonomi. Baginya, itu adalah bentuk penghargaan dan pelestarian terhadap proses kreatif sang ibu yang melegenda.

“Saya bilang ke anak-anak, ‘Kalian harus ngerti soal royalti.’ Ini bukan semata soal uang, tapi bagaimana kita menghargai ciptaannya. Itu warisan,” ungkap Petty.

Ia menambahkan, kejeniusan Titiek Puspa patut dihormati karena lahir dari perjuangan yang tidak instan.

“Menurut saya, yang mengarang itu extraordinary. Ibu enggak bisa tulis notasi, enggak main alat musik, tapi bisa buat lagu luar biasa. Beliau orang kampung, tapi karya-karyanya abadi,” tandasnya. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#royalti lagu #Musisi Legendaris #warisan lagu Titiek Puspa #Musica Studios #ahli waris #titiek puspa #Hak Cipta Lagu #Royalti Musisi #royalti musik #petty tunjungsari #WAMI