Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tindakan Kehlani di Video Musik Terbarunya Tuai Kontroversi hingga Batal Tampil di Kampus Ternama AS

Dwi Puspitarini • Sabtu, 26 April 2025 | 13:43 WIB

 

Penyanyi R&B Kehlani mengibarkan bendera Palestina.
Penyanyi R&B Kehlani mengibarkan bendera Palestina.

KALTIMPOST.ID, Bendera Palestina, seuntai kefiyah, dan 16.800 nama anak. Tiga hal itu tampaknya cukup untuk membuat panggung Kehlani di Cornell University lenyap dari jadwal.

Penyanyi R&B itu semestinya tampil dalam acara tahunan kampus elit di New York, Slope Day, namun mendadak dibatalkan.

Alasannya, solidaritas Kehlani untuk Palestina dianggap memecah belah.

“Sayangnya, meskipun bukan itu tujuannya, pemilihan Kehlani sebagai penampil utama tahun ini telah menimbulkan perpecahan dan perselisihan di Slope Day,” ujar Presiden Cornell, Michael L Kotlikoff, seperti dikutip dari Variety, Sabtu (26/4/2025).

 Baca Juga: Catat Peserta Terbanyak, Ratusan Pegolf Andal Berebut Gelar di Kaltim Open Golf Tournament Gubernur Cup 2025

Langkah itu diambil setelah Kehlani mengunggah video musik “Next 2 U” (2024) yang menampilkan simbol-simbol perlawanan Palestina, bendera, penari ber-kefiyah, dan tulisan “Long Live the Intifada.”

Bahkan di deskripsi YouTube-nya, Kehlani mencantumkan tautan ke laporan Aljazeera berisi daftar 16.800 anak yang dilaporkan tewas dibunuh Israel sejak Oktober 2023.

Dalam pernyataan resminya, Kotlikoff menegaskan bahwa Cornell menghormati kebebasan berekspresi, tetapi Slope Day bukan tempat untuk "kontroversi politik."

“Setiap artis memang memiliki hak untuk menyampaikan pandangannya. Tapi Slope Day adalah momen untuk menyatukan, bukan untuk memecah belah,” katanya.

 Baca Juga: Alasan Mengapa Paus Fransiskus Memilih Dimakamkan di Luar Vatikan

Namun, reaksi publik tak kalah kuat. Banyak yang menyayangkan keputusan kampus tersebut, menilai Kehlani sedang memperjuangkan kemanusiaan bukan menebar kebencian.

“Kehlani tidak sedang menyerang siapa pun. Dia sedang mengangkat suara mereka yang sudah terlalu lama dibungkam,” tulis salah satu pengguna di media sosial X. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#video musik #kehlani #batal tampil #palestina #kontroversi #Cornell University #kampus AS #video musik Kehlani