Selain itu ada dua nama pop paling berpengaruh saat ini berhasil membawa pulang piala bergengsi, Ariana Grande dan Sabrina Carpenter. Keduanya bukan hanya menang, tapi juga menciptakan momen emosional yang banyak dibicarakan.
Ariana Grande: Comeback yang Gemilang
Ariana Grande membuktikan dirinya masih menjadi salah satu ikon pop terbesar dunia. Ia memenangkan Video of the Year untuk “Brighter Days Ahead”.
Sebuah karya visual yang sarat makna personal dan sosial. Selain itu, ia juga menyabet gelar Best Pop.
Dalam pidato penerimaannya, Ariana menyampaikan ucapan terima kasih yang menyentuh: mulai dari keluarganya, sang terapis, hingga komunitas LGBTQ+.
“Musik adalah ruang aman yang menyatukan kita semua,” ucapnya dengan penuh emosi, seperti dilaporkan Reuters.
Sabrina Carpenter: Tahun Emas Karier
Sabrina Carpenter juga mencatatkan pencapaian luar biasa. Album terbarunya Short n’ Sweet mengantarkannya pada penghargaan Best Album, sementara dirinya sendiri didapuk sebagai Best Pop Artist.
Saat menerima penghargaan, Sabrina tak ragu meluapkan emosinya dengan pidato penuh semangat.
Bahkan menyelipkan sebuah F-bomb yang membuat penonton terhibur. Ia menegaskan bahwa musik baginya adalah medium untuk menyalurkan perasaan sekaligus membalas kritik.
“Album ini adalah bagian dari siapa saya, dan saya tidak akan meminta maaf untuk itu,” katanya, dikutip People.
Penampilan “Tears” dan Dukungan Komunitas
Tak hanya menang penghargaan, Sabrina juga tampil memukau dengan lagu “Tears”. Aksinya diiringi sejumlah drag queens dan pesan dukungan untuk komunitas transgender menjadi salah satu highlight terbesar malam itu.
Reaksi positif pun berdatangan, termasuk dari aktor Pedro Pascal yang mengunggah dukungan di media sosial.
Menurut Pitchfork, penampilan ini menegaskan keberanian Sabrina untuk menjadikan panggung musik sebagai ruang inklusif.
Di balik panggung, publik juga disuguhi momen hangat saat Ariana dan Sabrina bertemu. Keduanya tampak berpelukan dan berbincang akrab.
Foto-foto interaksi ini viral di media sosial dan disebut sebagai full circle moment, mengingat keduanya pernah berada di fase berbeda dalam industri hiburan.
Ariana yang lebih senior seolah memberi dukungan penuh pada Sabrina yang sedang berada di puncak popularitas.
Hal ini dilaporkan oleh Hola! yang menyoroti momen keduanya sebagai salah satu highlight emosional malam itu.
Kemenangan Ariana dan Sabrina di VMAs 2025 menandai transisi menarik dalam dunia pop.
Ariana merepresentasikan artis mapan yang terus berevolusi dengan karya matang, sementara Sabrina menunjukkan bagaimana generasi baru bisa mendobrak dengan energi segar dan pesan berani.
VMAs 2025 tak hanya menampilkan kompetisi musik, tapi juga perayaan solidaritas, keberanian, dan transformasi. Ariana Grande dan Sabrina Carpenter keluar sebagai bintang utama.
Bukan hanya karena piala yang mereka bawa pulang, tapi juga karena pesan yang mereka sampaikan: musik selalu punya ruang untuk jujur, inklusif, dan menginspirasi.
Editor : Uways Alqadrie