Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

DC Batalkan Komik Red Hood, Penulisnya Doakan Peluru Penembak Charlie Kirk Baik-Baik Saja

Ari Arief • Minggu, 14 September 2025 | 14:02 WIB

 

DC Comics membatalkan perilisan seri komik terbaru Red Hood.
DC Comics membatalkan perilisan seri komik terbaru Red Hood.

KALTIMPOST.ID, DC Comics secara resmi mengumumkan pembatalan perilisan seri komik terbaru Red Hood.

Keputusan ini diambil setelah penulisnya, Gretchen Felker-Martin, membuat komentar yang memicu kontroversi di media sosial terkait kematian aktivis konservatif, Charlie Kirk.

Kirk, seorang pendukung vokal kampanye Presiden Donald Trump, tewas ditembak pada Rabu, 10 September 2025, saat menghadiri sebuah acara di sebuah universitas di Utah.

Dalam unggahan yang kini telah dihapus, tetapi sempat diabadikan melalui tangkapan layar, Felker-Martin diduga menulis komentar sinis setelah mendengar kabar kematian Kirk.

“Semoga pelurunya baik-baik saja,” tulisnya, dan juga melabeli Kirk sebagai “jalang Nazi”.

Felker-Martin diketahui sebagai seorang transgender, sementara Kirk dikenal sebagai penentang hak-hak transgender.

Menanggapi kejadian tersebut, pihak DC Comics mengeluarkan pernyataan yang dikutip oleh CNN.

“Di DC Comics, kami sangat menghargai para kreator dan komunitas kami, serta menjunjung tinggi hak setiap individu untuk menyampaikan pandangan pribadinya secara damai. Namun, unggahan atau komentar publik yang dapat dianggap sebagai bentuk permusuhan atau kekerasan tidak sejalan dengan standar perilaku DC," ungkap DC Comics.

Red Hood adalah nama samaran dari karakter Jason Todd dalam semesta Gotham City dan Batman.

Seri komik karya Felker-Martin ini baru saja dirilis pada Rabu lalu.

Meskipun demikian, edisi-edisi berikutnya, yang semula dijadwalkan hingga Juni 2026 dan volume kedua hingga Desember 2026, kini telah dibatalkan.

Sementara itu, kematian Kirk telah memicu kecaman luas dan menimbulkan kekhawatiran akan peningkatan ancaman kekerasan terhadap tokoh-tokoh politik di Amerika Serikat.

Presiden Trump bahkan menyebut peristiwa ini sebagai momen kelam bagi bangsa Amerika.

Editor : Hernawati
#charlie kirk #dc comics