KALTIMPOST.ID, Aktris sekaligus aktivis kemanusiaan, Wanda Hamidah melakukan perjalanan ke Gaza, Palestina.
Ia mengaku, dalam proses perjalannya itu cukup sukar. Berangkat bersama dengan sejumlah relawan lainnya dari berbagai negara, kini dirinya terdampar di Portopalo, Sisilia, Italia selama 14 hari.
Seperti yang dilansir laman JawaPos.com (29/9), sebelumnya, Wanda berada di Kebili, Tunisia dan berminggu-minggu di Sidi Bou Said, tepi laut Mediterania di Tunisia demi menunggu kapal.
Saat ini, perjalanan kemanusiaan dalam misi Global Sumud Flotilla itu tertahan kembali lantaran kapal yang ditumpanginya, Kaiser, rusak.
Terkait hal itu, Wanda membagikan cerita mengenai ragam persoalan yang menerpanya saat bersender di Sisilia, Italia. Salah satunya yakni mendapatkan intimidasi.
“Hari ke-14 ini kami mulai mengalami intimidasi dari warga, boleh dibilang warga lokal atau mafia di sekitar pelabuhan Portopalo,” jelas Wanda di akun Instagram-nya, @wandahamidahbsa.
Tidak hanya itu, warga lokal tersebut menginginkan Wanda dan aktivis lainnya untuk keluar dari kapal.
Firasatnya, mereka akan memanfaatkan hal tersebut untuk mengambil kapal-kapal yang tak bisa lagi berlayar.
Lebih lanjut lagi, Wanda juga diterpa masalah lainnya seperti kapten-kapten yang dipekerjakan dari Tunisia ternyata juga termasuk pada bagian dari permainan mafia.
“Artinya banyak yang kabur, melarikan diri ketika mereka sudah menerima uang untuk berlayar membawa kami ke Gaza,” terang Wanda.
Hingga saat ini, Wanda masih berupaya mengggunakan salah satu kapal yakni Kapal Sumud Nusantara yang merupakan pembelian patungan dari Malaysia, Indonesia, Maladewa dan Pakistan.
Dia bersikukuh akan tetap mempertahankan kapal ini agar bisa membawanya berlayar ke Gaza.
“Insya Allah dan sekarang ini kami dalam kondisi menghadapi berbagai tekanan untuk meninggalkan kapal kami, supaya mungkin kapal kami bisa diuangkan oleh mereka. Bismillah saya akan berusaha terus dari Portopalo, Sisilia, Italia untuk terus berlayar bersama kapal Sumud Nusantara,” ungkap Wanda.
Editor : Hernawati