Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Remake Film Korea “Tunnel” Versi Indonesia Digarap Baim Wong, Libatkan Kolaborasi Jakarta–Seoul

Ari Arief • Minggu, 12 Oktober 2025 | 19:43 WIB

Baim Wong
Baim Wong
KALTIMPOST.ID, JAKARTA - Penggemar sinema Korea tentu familiar dengan film thriller bertahan hidup tahun 2016, Tunnel, yang dibintangi oleh Ha Jung-woo, Bae Doona, dan Oh Dal-su, serta disutradarai dan ditulis oleh Kim Seong-hun. 

Kini, proyek ambisius untuk mengadaptasi Tunnel ke dalam versi Indonesia telah resmi digarap oleh Baim Wong.

Langkah ini menandai lompatan besar dalam karier Baim Wong setelah mencetak kesuksesan signifikan di kancah perfilman nasional dan internasional. 

Produksi terbarunya, Sukma, berhasil menembus satu juta penonton, sementara film debutnya, Lembayung, meraih prestasi membanggakan dengan memenangkan tiga penghargaan di Asian Academy Creative Awards (AACA) 2025, termasuk kategori Film Terbaik.

Baim Wong menjelaskan bahwa kerja sama untuk remake film kelas berat ini tidak terjadi dalam sekejap. Prosesnya melibatkan pertimbangan mendalam dan serangkaian pertemuan lintas negara. “Ketika pertama kali ditawari, sudah ada banyak proposal remake dari berbagai production house (PH) asing,” ungkap Baim Wong. 

“Namun, tawaran yang terakhir ini terasa berbeda—mereka menunjukkan keseriusan yang luar biasa,” tambahnya.

Melalui keterangan resmi, Baim Wong mengungkapkan bahwa tim produksinya harus terbang bolak-balik antara Jakarta dan Korea hingga empat sampai lima kali. 

Perjalanan intensif ini dilakukan untuk memastikan keseriusan pihak Korea dan menjamin adanya keselarasan visi antara kedua belah pihak.

“Kami hanya bersedia terlibat jika mereka benar-benar serius. Jika hanya sebatas menawarkan, kami tidak tertarik. Membuat film itu pekerjaan berat, harus didasari ketertarikan dan kesungguhan bersama,” jelas Baim.

Film Tunnel versi orisinal diproduksi oleh B.A Entertainment dan didistribusikan oleh Showbox. Kini, versi adaptasi Indonesia-nya berada di tangan Baim Wong. 

Ia menekankan bahwa proyek ini bukan sekadar kolaborasi internasional biasa, melainkan upaya strategis untuk membawa identitas dan nama Indonesia ke panggung sinema Asia yang lebih luas. 

“Kami ingin hasilnya unggul, berbeda, dan satu hal lagi yang terpenting—kami ingin ada representasi Indonesia di dalamnya,” tegas Baim.

Di tengah kabar proyek Tunnel, Baim Wong juga membagikan kabar baik. Di akun Instagram terverifikasinya pada 11 Oktober 2025, ia menyebutkan bahwa kesuksesan Sukma dan Lembayung ternyata telah menarik perhatian banyak negara, termasuk Korea. 

Syuting untuk Tunnel versi Indonesia dijadwalkan dimulai pada tahun 2026. Proyek ini direncanakan akan menggabungkan elemen teknis dengan standar global dan kekuatan narasi emosional yang khas Asia. Meskipun diadaptasi dari karya Korea, Baim Wong berkomitmen bahwa 

“Identitas dan kearifan lokal akan tetap menjadi kekuatan utama dari proyek adaptasi ini,” tegasnya.

Editor : Uways Alqadrie
#film asia #baim wong #film korea