KALTIMPOST.ID, Istri pertama Habib Bahar bin Smith, Fadlun Faisal Balghoits atau Luna Balghoits, akhirnya angkat bicara di tengah ramainya isu dugaan pernikahan siri antara suaminya dengan model muda Helwa Bachmid.
Kemunculan Luna ini menjadi titik baru dalam polemik yang beberapa hari terakhir menyita perhatian publik.
Berbeda dari dugaan banyak orang yang mengira dirinya memilih diam, Luna justru tampil dengan nada tegas dan membawa bukti yang ia klaim menguatkan posisinya.
Melalui unggahan Instastory, Luna menampilkan tangkapan layar transaksi bank yang disebut sebagai bukti adanya nafkah yang diberikan Habib Bahar kepada ibu Helwa.
Ia menulis tanpa keraguan, memperlihatkan bahwa uang itu dikirim bukan hanya sekali.
Bagi Luna, bukti tersebut cukup untuk membantah narasi bahwa Helwa dan ibunya “ditelantarkan”.
Tidak hanya itu, Luna juga menyebut bahwa Helwa dan ibunya pernah diajak liburan dan bahkan mendapat kesempatan melakukan perawatan kecantikan.
Dengan nada yang sangat langsung, Luna menegaskan, “Pantau saja, ya, nanti sampai saya ngejeblosin ibu dan anak itu ke dalam penjara.”
Baca Juga: Profil Helwa Bachmid, Model Berprestasi yang Terseret Isu Pernikahan Siri dengan Habib Bahar
Mengapa Luna Turun Tangan?
Menurut pengamat warganet, sikap Luna muncul karena unggahan Helwa sebelumnya dianggap menimbulkan persepsi negatif terhadap suaminya sekaligus dirinya sebagai istri pertama.
Dalam unggahannya, Helwa mengaku bahwa, “Selama jadi istri siri, aku dinafkahi tidak secara utuh.”
Dan bahwa Habib Bahar hanya membawa perhiasan 2 gram sebagai mahar pernikahan.
Selain itu, Helwa juga mengungkap bahwa janji Umrah untuk ibunya hingga kini belum terealisasi.
Klaim-klaim tersebut membuat nama keluarga Habib Bahar kembali jadi sorotan besar, sehingga Luna memilih menjawab langsung dengan bukti-bukti yang ia punya.
Sikap Luna tidak hanya berhenti pada bantahan. Ia menyatakan siap mengambil langkah hukum apabila dirasa perlu.
Menurutnya, apa yang telah disampaikan Helwa dan ibunya di media sosial dianggap merugikan.
“Nanti saya ngejeblosin ibu dan anak itu ke dalam penjara,” tegasnya. ***
Editor : Dwi Puspitarini