Macklemore Sumbang Rp16 Miliar ke Palestina Usai Dicoret dari Tur Ed Sheeran

Ilmidza • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 18:57 WIB
Macklemore rapper Amerika sumbang miliaran untuk Palestina.
Macklemore rapper Amerika sumbang miliaran untuk Palestina.

KALTIMPOST.ID, Rapper asal AS, Macklemore (Ben Haggerty), mengumumkan akan menyumbangkan seluruh keuntungan bersihnya dari "Loop Tour Ed Sheeran" sebesar 1 juta dollar AS (sekitar Rp16 miliar) kepada enam organisasi pendukung rakyat Palestina. Langkah ini diambil usai dirinya dikeluarkan dari daftar penampil tur tersebut akibat aksinya membela Palestina di atas panggung.

Sebab Pencoretan dari Tur

​Macklemore dicoret usai meneriakkan slogan "Free Palestine" dan membawakan lagu protes Hind's Hall dalam konsernya bersama Ed Sheeran di Stadion MetLife, New Jersey.

​Melalui Instagram, Macklemore mengungkapkan bahwa Ed Sheeran sempat memberitahunya mengenai aksi boikot yang digalang oleh pemilik klub New England Patriots, Robert Kraft, bersama jajaran pemilik lainnya. Kraft mengonfirmasi telah menekan Ed Sheeran agar melarang Macklemore tampil di Stadion Gillette milik Patriots dengan tuduhan rekam jejak retorika antisemit.

​Di sisi lain, Ed Sheeran mengklarifikasi bahwa keputusan pencoretan tersebut murni berasal dari pihak pengelola tempat dan promotor, bukan dari dirinya. Ed Sheeran menegaskan bahwa ia memilih menjaga panggung konsernya sebagai ruang aman ketimbang forum politik.

Fokus Bantuan Kemanusiaan dan Perubahan Politik

​Macklemore menegaskan bahwa aksi donasi ini berfokus pada penderitaan rakyat Palestina serta para tenaga medis, jurnalis, dan relawan di lapangan. Ia juga menyoroti tewasnya remaja Palestina, Muhammad al-Zinati, akibat serangan Israel saat hendak menolong korban luka.

​Menurut Macklemore, bantuan kemanusiaan saja tidak cukup tanpa adanya perubahan politik secara mendasar untuk menghentikan ketidakadilan tersebut. Di akhir pernyataannya, ia turut menantang Robert Kraft untuk menyamai jumlah donasinya demi membantu keselamatan warga Palestina.

Editor : Ilmidza
macklemore