Dinilai Kurang Etika saat Diajak Makan Mewah oleh Raditya Dika, Konten Kreator Tepe Akhirnya Buka Su

Dwi Puspitarini • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 10:03 WIB
Tepe panen kritikan usai podcast bareng Raditya Dika setelah sejumlah momen dalam konten makan omakase menjadi sorotan netizen. (Tangkapan layar Youtube Raditya Dika)
Tepe panen kritikan usai podcast bareng Raditya Dika setelah sejumlah momen dalam konten makan omakase menjadi sorotan netizen. (Tangkapan layar Youtube Raditya Dika)

KALTIMPOST.ID - Konten kolaborasi antara komika Raditya Dika dan kreator konten Tepe mendadak jadi buah bibir hangat di media sosial. Sayangnya, kemunculan sahabat Reza Arap itu bukan menuai pujian, melainkan banjir kritik tajam dari warganet.

Dalam tayangan video tersebut, Radit sengaja mentraktir Tepe menyantap hidangan mewah omakase. Alih-alih menikmati momen makan bersama dengan hangat, sederet gelagat dan ucapan Tepe justru dinilai tidak sopan hingga memicu kegeraman netizen.

Gelombang kekecewaan publik bermula dari ketepatan waktu kedatangan. Keduanya semula sepakat bertemu pada pukul 17.30 WIB di lokasi restoran.

Raditya Dika sudah tiba lebih awal sejak pukul 17.20 WIB demi menghargai janji temu tersebut. Sementara itu, Tepe baru menampakkan batang hidungnya sekitar pukul 18.00 WIB atau terlambat setengah jam.

Baca Juga: 6 Drama Konyol Sepanjang Sejarah Bikin Pesepak Bola Mogok Main, Ada yang Ribut Gara-gara Kue

Saat dimintai kejelasan, Tepe berdalih salah membaca isi pesan undangan yang dikirimkan. Ia mengira jadwal pertemuan dimulai jam 6 sore lantaran hanya terpaku pada angka enam di kalimat "set 6" tanpa mencerna maksud setengah enam.

Kekesalan warganet kian bertambah ketika obrolan di meja makan tengah berlangsung seru. Saat Radit sedang serius berbicara dan memberi penjelasan, jam tangan pintar atau smartwatch milik Tepe bergetar.

Tepe spontan menunduk dan mengecek layar jamnya di tengah percakapan, sehingga langsung memicu teguran spontan dari sang komika senior. Merasa bersalah dan grogi, Tepe pun buru-buru meminta maaf seraya mencopot perangkat pintar tersebut lalu mengantonginya.

Suasana canggung berlanjut ketika koki restoran mulai menyajikan menu hidangan laut. Tepe langsung menolak mentah-mentah saat chef hendak menyodorkan wasabi ke piringnya.

Kendati pihak koki memaklumi preferensi tersebut, pertanyaan Tepe berikutnya justru membuat suasana meja makan semakin runyam. Kala chef menerangkan kesegaran ikan yang baru disajikan, Tepe melontarkan pertanyaan nyeleneh tanpa tedeng aling-aling.

"Kalau fresh, berarti ikannya dibunuh pagi tadi?" cetus Tepe di hadapan juru masak.

Baca Juga: Rupiah Tancap Gas Kamis Pagi Ini, Menguat ke Level Rp17.871 per Dolar AS

Tidak berhenti di situ, Tepe sempat meminta chef agar tidak memakai istilah bahasa Jepang ketika menjelaskan jenis ikan yang diolah. Ia lantas menanyakan bahan laut asal Nusantara yang punya cita rasa lebih unggul dibanding komoditas Jepang untuk sajian sushi.

"Cumi dari Indonesia lebih enak daripada Jepang," terang sang koki menjawab rasa penasaran Tepe.

Sikap sepanjang video tersebut langsung menuai kecaman bertubi-tubi dari warganet. Salah satunya datang dari akun @ac*** yang menyoroti etika menghargai orang lain.

"Dari menit dia ngeyel salah liat jam udah Aku tutup menandakan 'menyepelekan' seseorang yang udah nraktir makan, udah ketebak dimenit-menit selanjutnya bakal ngeyel terus sampai akhir.. Tau klo udah kenal lama sama Bang Radit tapii yaa masa' gituu attitudenya," tulis akun tersebut meluapkan kejengkelannya.

Komentar tak kalah pedas datang dari netizen lain yang menilai momen tersebut seharusnya menjadi ajang menimba ilmu dari figur senior. Akun @jos*** sangat menyayangkan cara Tepe berkomunikasi.

"Sayang banget sih jawabnya harus gitu.... Padahal ini bisa jadi momen TP belajar dr Radit gimana biar punya obrolan yg lebih berkualitas.." ungkap akun @jos***.

Sadar dirinya menjadi bulan-bulanan di dunia maya, Tepe akhirnya buka suara lewat akun media sosial pribadinya. Alih-alih membela diri panjang lebar, ia memilih mengakui kesalahannya secara singkat.

"Aku bodoh aku tolol aku hina," tulis Tepe melalui akun Instagram miliknya, @_tepe46.***

Editor : Dwi Puspitarini
Tepe podcast Raditya Dika raditya dika