Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

PT PTT Resmikan Fasilitas Penyimpanan, Mampu Menampung 11.000 Kiloliter BBM

Ery Supriyadi • Senin, 19 Februari 2024 | 22:23 WIB
Sekkot Samarinda Hero Mardanus Satyawan (kelima kiri) didampingi jajaran manajemen PT Pro Tank Terminal meresmikan fasilitas penyimpanan BBM, Senin (19/2).
Sekkot Samarinda Hero Mardanus Satyawan (kelima kiri) didampingi jajaran manajemen PT Pro Tank Terminal meresmikan fasilitas penyimpanan BBM, Senin (19/2).

SAMARINDA – PT Pro Tank Terminal (PTT), anak perusahaan Pro Trans International (PTI), meresmikan fasilitas baru untuk jasa penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) di Samarinda, Kaltim, Senin (19/2). Hal tersebut dilakukan sebagai komitmen menjadi terminal penyedia jasa penyimpanan BBM yang tepercaya di Indonesia.

Peningkatan dan penambahan fasilitas baru ini bertujuan mendukung program pemerintah dalam hal kebijakan untuk meningkatkan ketahanan energi nasional. Juga sebagai pusat distribusi BBM kepada perindustrian di area Kaltim. Terutama di sektor pertambangan dan perkebunan yang menjadi industri utama Benua Etam.

Peresmian fasilitas penyimpanan BBM baru ini dilaksanakan Wali Kota Samarinda Andi Harun, yang diwakili Sekretaris Kota (Sekkot) Hero Mardanus Satyawan. Turut mendampingi, Komisaris Utama PT PTT Robert Wardhana, Direktur Utama Andersen, Direktur Keuangan Maya Puspita, jajaran instansi, dan tokoh masyarakat setempat.

Sekkot dalam sambutanya mengatakan, Pemkot Samarinda sangat mengapresiasi kehadiran PT PTT di Kota Tepian dalam upaya menambah kemampuan dan penyimpanan pendistribusian BBM.

Industri minyak dan gas bumi merupakan sektor penting dalam peningkatan energi dan bahan bakar. Juga sebagai penghasil visa negara, sehingga pengelolaannya perlu dilakukan optimal.

"Oleh karenanya, pemkot sangat menyambut baik penambahan bahan bakar oleh PT Pro Tank Terminal dalam rangka meningkatkan cadangan dan ketersedian bahan bakar, khususnya industri di Kota Samarinda," ujar Hero.

Ditambahkan Hero, hal ini dapat memberikan nilai tambah industri Kaltim secara keseluruhan. Serta menciptakan usaha cipta migas yang mandiri, andal, transparan, dan berdaya saing.

Direktur Utama PT PTT Andersen mengatakan, pihaknya memiliki terminal yang berlokasi strategis di pinggir Sungai Mahakam. Tepatnya di Kecamatan Palaran, yang berjarak 5 kilometer dari pusat kota. Terminal tersebut memiliki luas area 15 hektare dengan dua dermaga yang berkapasitas masing-masing 200 dead weight tonnage (DWT) dan 5.000 DWT.

Fasilitas penyimpanan BBM yang telah dimiliki sejak awal terdiri dari 13.000 kiloliter (kL). Dengan empat stasiun pengisian BBM berkapasitas pompa hingga 60 kL/jam untuk tangki angkutan darat dan 200 kL/jam untuk kapal.

"Penambahan fasilitas baru mencakup tangki darat dengan kapasitas 11.000 kL serta 4 stasiun pengisian BBM baru merupakan bukti nyata bahwa infrastruktur yang dimiliki saat ini dapat menunjang kebutuhan energi di masa depan," sebut Andersen.

Dengan total 24.000 kL, penyimpanan BBM yang baru ini akan sangat berdampak pada efisiensi pendistribusian serta memperkuat ketahanan energi di wilayah Kaltim dan sekitarnya.

“Dengan adanya penambahan fasilitas penyimpanan ini, memberikan dampak positif terhadap kestabilan penyaluran BBM yang menjadi sumber energi utama untuk sektor pertambangan dan perkebunan yang merupakan penyumbang pendapatan utama di Kaltim,” ungkap Andersen.

Lokasi Pro Tank Terminal Palaran Samarinda sangat strategis. Tepat di depan akses Tol Samarinda-Balikpapan, yang nantinya terhubung dengan Tol Bontang dan Jembatan Mahkota 2 yang menghubungkan kawasan tersebut dengan pusat kota Samarinda.(adv/kh/er/k16)

Editor : Ery Supriyadi
#bbm #pemkot samarinda