BALIKPAPAN - Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan Emmy Mulyani secara resmi membuka Lokakarya 7 Angkatan 9 program guru penggerak. Acara yang dipusatkan di Aula SMP Nasional KPS Balikpapan, Minggu (28/4).
Acara yang diinisiasi oleh Balai Guru Penggerak (BGP) itu menampilkan pameran hasil belajar dari para calon guru penggerak (CGP) dengan tema Festival Panen Hasil Belajar. Kepala BGP Kaltim Wiwik Setiawati melalui Ketua Tim Kerja Pendidikan Guru Penggerak, Tri Widayati, memberikan apresiasi tentang pentingnya kedisiplinan. Dia juga mengimbau peserta untuk menerapkan ilmu yang telah diperoleh, serta berbagi pengetahuan dengan orang lain, terutama di sekolah masing–masing.
“Mari bersama kita dukung program pendidikan guru penggerak demi perubahan yang lebih baik bagi Indonesia dan Kaltim khususnya,” ucapnya.
Tri berharap agar para CGP dapat melanjutkan tanggung jawab pendidikan di Balikpapan agar lebih maju dan lebih baik lagi ke depannya. Lokakarya ini diharapkan dapat meningkatkan semangat para CGP yang akan segera menyelesaikan pendidikan guru penggerak mereka.
Sementara itu, Emmy Mulyani menambahkan bahwa pendidikan guru penggerak diatur secara resmi dalam peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI Nomor 26 Tahun 2022. Dalam regulasi tersebut jelas sekali bahwa pendidikan guru penggerak ini untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang berorientasi pada peningkatan proses dan hasil belajar peserta didik.
“Saya berharap lewat program guru penggerak nantinya menghasilkan guru yang SDM-nya berkualitas baik untuk menuntun pelajar, khususnya di Kota Balikpapan ini,” pungkasnya. (pms/as/dwi)