Kunjungan tersebut disambut Direktur/KTT PT IBP Dr Ir H Agus Wiramsya Oscar didampingi Manager HSE PT IBP Radinal dan Manager External PT IBP Mohamad Nilzam beserta jajaran manajemen dari IBP.
Pertemuan yang digelar di ruang rapat PT IBP tersebut untuk melihat kesiapan PT IBP dalam melakukan pengelolaan lahan reklamasi pasca tambang yang dinamakan “Taman Kehati”.
Adapun rangkaian kegiatan yang diawali diskusi bersama hingga penandatangan prasasti Taman Kehati oleh Kepala DLH Kaltim dan manajemen PT IBP berlangsung pada, Selasa (20/8) pagi.
Dikatakan Anwar Sanusi, kunjungan ke PT IBP melihat Taman Kehati mengubah citra negatif di tengah masyarakat bahwa tambang itu merusak lingkungan.
“Saya sudah membuktikan sendiri bahwa revegetasinya juga bagus. Terus persiapan penanaman bibit nya sangat bagus. Bahkan ada inovasi di antaranya madu kelulut yang di uji coba pemeliharaan cukup berhasil. Dan tanaman endemik Kalimantan juga sudah dilakukan penanaman oleh pihak PT IBP ini hal luar biasa,” tutur Anwar.
Dia menilai, dengan program Taman Kehati yang diinisiasi PT IBP begitu luar biasa. Artinya PT IBP tidak hanya melakukan penambangan saja, tapi mengembalikan hutan itu pada waktu sedia kala seperti mereka memulai pertambangan.
Sedangkan, Taman Kehati INSANI ini baru memasuki perawatan selama sembilan - sepuluh tahun. Jadi, dengan waktu singkat tersebut PT IBP menghasilkan penghijauan yang sangat baik.
Selain itu, menurut Anwar, pihak PT IBP melakukan sumbangsih luar biasa. Yang mana ikut berkontribusi menyiapkan 2 unit truk sampah menjaga kebersihan dalam rangka peringatan HUT RI ke 79 di Otorita IKN .
“Saya menilai ini salah satu bukti nyata yang dilakukan perusahaan Insani untuk mendukung hadirnya Ibu kota negara (IKN) di Kaltim ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Dr Ir H Agus Wiramsya Oscar mengaku, kunjungan yang dilakukan kepala DLH Kaltim ini merupakan kunjungan tertunda. Sebenarnya kunjungan ini harusnya di peringatan hari lingkungan hidup Sedunia Tahun 2024.
“Kita tadinya agendakan penandatangan prasasti Taman Kehati pada peringatan hari lingkungan hidup sedunia, tapi Pak Anwar Sanusi ada kegiatan di tempat lain dan baru dapat terealisasikan sekarang,” katanya.
Dikatakan Oscar, penandatanganan prasasti Taman Kehati INSANI dan Fasilitas Persemaian (Nursery) apresiasi perusahaan PT IBP kepada pembinanya dalam hal ini Kepala DLH Kaltim beserta jajaran.
“Dengan rasa bangga dan penghormatan kami atas kunjungan Kepala DLH Kaltim, maka kita gelar penandatangan dan penanaman secara simbolis di Taman Kehati INSANI.
Ini menunjukkan komitmen tata kelola lindungan lingkungan dan daya dukungnya untuk menghijaukan lingkungan pascatambang. Dimana Bumi dipijak di situ Langit dijunjung” terang pria yang akrab disapa Oscar tersebut.
Apalagi, saat ini Indonesia menuju Indonesia emas di tahun 2045. Aksi Kongkrit dan salah satu program keberlanjutan yang dilakukan perusahaan PT IBP lewat Taman Kehati KEHATI dan Fasilitas Persemaian (Nursery) untuk mendukung pemerintah menuju Indonesia emas.
Membangun kawasan yang bernilai konservasi dan memiliki multi fungsi salah satunya kawasan konservasi biodiversity, hutan pendidikan dan penelitian, hutan wisata dan ecotourism dan lain-lain.
Sekedar informasi, untuk luasan Taman Kehati Insani, PT IBP menargetkan secara bertahap pengembangan dan perluasan hingga 25 hektare, untuk saat ini baru terealisasi 12,12 hektar.
Dan penetapan calon lokasi Taman Kehati Insani tersebut base on scientific monitoring selama 2021 - 2023, pencanangan lokasi tersebut.
Secara internal ditetapkan 10 Juni 2023 melalui program Sustainability Integrated Environmental Monitoring System.
Alhamdulilah, lanjut dia, tanaman pioner dan fast growing atau cepat tumbuh seperti sengon, waru, trembesi dan johar, sudah ditanam. Sedangkan pengayaan terhadap tanaman lokal endemik Kalimantan seperti ulin, kapur, meranti, pulai, bengkirai dll juga terus dilakukan penanamannya.
Editor : Uways Alqadrie