Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Sekolah Al Azhar Syifa Budi Samarinda Rayakan Milad Ke-18

Sukri Sikki • Sabtu, 19 Oktober 2024 | 10:23 WIB

 

KEBERSAMAAN: Rusmadi Wongso (tiga kiri) bersama Indra P (dua kanan) dan tamu undangan dalam acara milad sekolah Al Azhar Syifa Budi ke-18.
KEBERSAMAAN: Rusmadi Wongso (tiga kiri) bersama Indra P (dua kanan) dan tamu undangan dalam acara milad sekolah Al Azhar Syifa Budi ke-18.
 

SAMARINDA - Sekolah Al Azhar Syifa Budi Samarinda merayakan milad ke-18. Acara tersebut dirangkai dengan Azda Culture Festival 2024 pada Kamis (17/10).

Acara tahunan ini tidak hanya merayakan ulang tahun Sekolah Al Azhar Syifa Budi Samarinda, tapi juga menjadi ajang promosi kreativitas dan bakat siswa-siswi Sekolah Al Azhar Syifa Budi Samarinda.

Dengan mengusung tema  Keselarasan Bahasa dan Seni: Membangun Kebersamaan di Usia 18 Tahun, perayaan ini berlangsung meriah dengan melibatkan pelajar mulai dari TK, SD, dan SMP di Yayasan Al Azhar Syifa Budi Samarinda, serta pemilik Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). 

Kegiatan pentas seni ini dihadiri PJs Wali Kota Samarinda Rusmadi Wongso, kepala yayasan, dewan guru, siswa, dan orangtua murid. Dalam sambutannya, Rusmadi mengapresiasi perjalanan panjang yayasan ini dalam memberikan pendidikan yang berkualitas diperlukan pada nilai-nilai kebudayaan dan Islam. 

Rusmadi mengucapkan selamat kepada Sekolah Al Azhar Syifa Budi Samarinda yang telah beranjak usia 18 tahun. Di usia yang tidak muda lagi bagi sekolah Islam di Kota Tepian ini, Rusmadi mendoakan agar sekolah tersebut bisa semakin maju dan terus berprestasi.

“Saya juga berharap sekolah ini bisa sebagai wadah pendidikan bagi anak-anak kita untuk melahirkan generasi yang sehat secara fisik, cerdas secara intelektual, kemudian imannya kuat serta berakhlak mulia,” ujar Rusmadi.

Rusmadi juga berpesan kepada para pengajar supaya pengetahuan yang diberikan di sekolah mampu memberikan kesadaran bagi pelajar untuk peduli terhadap kebersihan, makanan sehat dan peduli terhadap tanaman lingkungan.

Selain itu, menurutnya, pendidikan juga sebagai sebuah proses dan upaya dalam rangka membekali anak-anak untuk memiliki karakter yang baik, mulia dan berbudi.

“Menurut Bapak Pendidikan Nasional yaitu KH Hajar Dewantara, dunia pendidikan itu bukan hanya praktikum saja, bukan juga untuk mengajarkan anak-anak menjadi cerdas saja, melainkan ada olah budi pekerti supaya anak-anak ini berakhlak mulia kepada Allah yang Maha Esa,” ujar Rusmadi.

Ia juga mengingatkan kepada pendidik jika ada aspek yang tidak boleh ditinggalkan dalam dunia Pendidikan. Yakni olahraga fisik, supaya anak-anak bisa tumbuh sehat dan kuat.

"Karena lewat aspek olahraga tadi anak-anak dipastikan menjadi sehat, kuat dan cerdas, serta memiliki intelektual tinggi, dan terakhir memiliki budi pekerti tumbuh menjadi anak yang mulia, sopan santun," imbuhnya.

Ketua Yayasan Budi Mulia Indra Permana mengatakan, diadakannya acara milad ke-18 ini merupakan bentuk syukur kepada Allah Swt. "Acara ini merupakan bentuk syukur kami karena tidak mudah untuk sampai ke usia sekarang. Banyak proses yang dilalui sekolah ini," katanya.

Selain itu, sebagai bentuk kepedulian sosial, sekolah Yayasan Al Azhar Syifa Budi Samarinda juga memberikan paket ibadah umrah secara gratis kepada dua orang (guru dan karyawan) yang telah mengabdikan dirinya sebagai keluarga besar Sekolah Al Azhar Syifa Budi Samarinda.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Kami merasa sangat terhormat dan bersyukur karena telah dipercayai sebagai sekolah terbaik. Tentunya kami terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang kami berikan,” jelasnya.

Ia berharap Sekolah Al Azhar Syifa Budi Samarinda dapat menjadi lebih baik dan terus memberikan kontribusi positif di dalam dunia pendidikan, masyarakat, dan bangsa Indonesia. (adv/kh/kri)

Editor : Sukri Sikki