Spesialnya, acara sayembara logo ini didukung Mercure & Ibis Samarinda dan PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur. Kolaborasi apik kedua perusahaan ini mendukung perkembangan UMKM lokal, khususnya UMKM Kampung Kopi Luwak di desa Prangat Baru, Marangkayu dengan produk andalan mereka, KAPAK PRABU (Kopi Luwak Prangat Baru).
Sayembara logo yang telah dibuka sejak 12 November lalu, terbuka untuk umum dan mengkurasi 10 finalis. Finalis berkesempatan menyampaikan presentasi mengenai makna logo yang mereka buat dalam kegiatan hari ini.
Logo yang akan digunakan sebagai official logo dari Kopi Kapak Prabu ini diambil dari hasil karya pemenang Juara 1, yaitu diraih Dimas Mandala Putra. Diikuti pemenang Juara 2, Dede Widian Prayugo serta juara 3 diraih pelajar SMK 1 Samarinda Athalla Deryl Rasyidin dan tim.
Berdasarkan penjelasan ketua dewan juri, Kezia Arum Sari (dosen Komunikasi Visual Universitas Mulawarman), seluruh finalis telah cukup baik dalam merepresentasikan produk ke dalam sebuah logo. Filosofi nilai yang terkandung dalam logo, orisinalitas, komposisi, serta Estetika produk menjadi faktor-faktor yang perlu diperhatikan para finalis.
Dia menambahkan, sangat bangga banyak pelajar SMA yang tertarik mengikuti lomba seperti ini dan nantinya bisa memperdalam ilmu di Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Mulawarman.
Head of Comm CSR & CID Zona 10 Hulu Kalimantan Timur PT Pertamina, Dharma Saputra menyampaikan apresiasi kegiatan seperti ini. Kopi Kapak Prabu yang merupakan Mitra Binaan CSR mereka akan semakin diminati banyak orang apabila didukung kegiatan promosi yang aktif.
"Salah satunya melalui event ini. Ibarat hulu dan hilir, Pertamina mendukung kebutuhan operasional dan produksi kopi di bagian hulu, dan Mercure-Ibis Samarinda mendukung promosi dan penjualan di bagian hilir," ucapnya.
Melalui sambutannya, Achmad Safrudin selaku Executive Assistant Manager Mercure & Ibis Samarinda juga menyampaikan komitmen terus mendukung UMKM lokal yang dianggap berpotensi menembus pasar nasional maupun internasional. Selain melalui sayembara logo ini, hotel juga menyediakan produk Kopi Kapak Prabu di Lobby Lounge dan Skyhouse Rooftop Restaurant.
Kopi khas Kaltim, dengan varietas Liberika yang dihasilkan melalui proses alami binatang luwak cukup diminati tamu-tamu di Mercure. Para pecinta kopi yang sudah merasakan seduhan Kopi Kapak Prabu mendapatkan sensasi rasa berbeda dibandingkan kopi dari daerah lain.
"Kopi dengan cita rasa manis dan rendah kafein ini ramah bagi lambung, namun memiliki aroma harum yang kuat," ucap Kepala Desa Prangat Baru Fitriati.
Dia berterima kasih dengan adanya dukungan berbagai pihak, petani juga semakin senang dan semangat apabila produk Kopi Kapak Prabu menjadi semakin popular. Berbekal logo baru nanti, branding produk akan semakin kuat dan memudahkan proses pemasaran.
Editor : Uways Alqadrie