KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN- Pada 2020 hingga 2021 saat pandemi, pemberian informasi kesehatan difokuskan pada pola hidup bersih dan sehat untuk mencegah penularan Covid-19, dan mematuhi protokol kesehatan serta vaksinasi Covid-19 bagi remaja.
Informasi terkait kesehatan reproduksi remaja belum optimal dilakukan. Padahal informasi tersebut sangat penting diberikan sebagai pengetahuan remaja dalam menjaga kesehatan reproduksi serta untuk mencegah penyakit yang berisiko akibat tidak menjaga kesehatan reproduksi.
Oleh karena itu, untuk meningkatkan pengetahuan remaja terkait kesehatan reproduksi tercetuslah inovasi “Ekspresi Remaja” (Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja) pada tahun 2022. Program inovasi tersebut dilakukan oleh tenaga promosi kesehatan UPTD Puskesmas Damai, Eny Indriani dengan berbagai kegiatan.
Pemberian edukasi melalui video animasi, video TikTok hingga permainan ludo. “Mengadakan lomba kreativitas video TikTok bagi remaja terkait kesehatan reproduksi merupakan cara yang dilakukan agar lebih menarik minat remaja dalam memahami kesehatan reproduksi,” ujar Eny Indriani.
Eny menyebut bahwa para remaja di salah satu SMP di wilayah kerja UPTD Puskesmas Damai yang telah diberikan edukasi melalui permainan ludo menyampaikan bahwa edukasi yang dilakukan sangat seru dikarenakan dapat belajar sambil bermain. “Para remaja juga turut berpartisipasi dalam lomba video TikTok yang diadakan dengan kreativitasnya masing-masing,” terangnya.
Kegiatan edukasi ini, nantinya tambah Eny, akan terus dilakukan dengan mengembangkan edukasi melalui permainan digital seperti yang telah dilaksanakan pada Stand Inovasi Hari Kesehatan Nasional Ke-60 di BSCC Dome. “Diharapkan dengan adanya edukasi melalui cara yang menarik minat remaja ini, pengetahuan kesehatan reproduksi remaja dapat lebih mudah diterima dan dimengerti oleh remaja serta dapat mencegah terjadinya penyakit akibat tidak menjaga kesehatan reproduksi,” harapnya. (mra/ms)
Editor : Ismet Rifani