Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Agar Bisa Bersaing, Anak Berkebutuhan Khusus Harus Dapat Kesempatan Sama

Ajie Chandra • Rabu, 25 Desember 2024 | 17:22 WIB

Photo
Photo
TANPA DISKRIMINASI: Anak Berkebutuhan Khusus harus diberi kesempatan yang sama melalui peningkatan kompetensi agar membuat mereka bisa bersaing

KALTIMPOST.ID, PASER –  Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional, PT Kideco Jaya Agung (Kideco), melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), mengadakan “Kideco Cares for Diffable Communities (DREAMS).

Tahun ini, program DREAMS mengusung tema, “Bersama Membangun Masyarakat Inklusif Dalam Kesetaraan Yang Beragam dan Berkelanjutan”.

Division Head RER-CSR Kideco, M. Luqman Hakim, mengatakan, Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) harus diberi kesempatan yang sama. Menurutnya ABK juga harus ditingkatkan kompetensinya agar bisa ikut bersaing.

“Anak Berkebutuhan Khusus harus diberikan pemahaman dalam inklusi aktivitas sosial dan kesetaraan, serta ditingkatkan kompetensinya, agar generasi muda penyandang disabilitas, dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki untuk lebih produktif dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari,” ujarnya.

Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional, PT Kideco Jaya Agung (Kideco), melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), mengadakan “Kideco Cares for Diffable Communities (DREAMS). Tahun ini, program DREAMS mengusung tema, “Bersama Membangun Masyarakat Inklusif Dalam Kesetaraan Yang Beragam dan Berkelanjutan”.

Kegiatan ini diselenggarakan pada 10 Desember 2024, di Gedung Serbaguna Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Diikuti oleh enam puluh orang tua dan tenaga pengajar, serta melibatkan lima puluh lima anak berkebutuhan khusus. Luqman Hakim menyampaikan bahwa, kegiatan tersebut merupakan momentum untuk memperjuangkan kesetaraan serta pemenuhan hak bagi para penyandang disabilitas.

“Kegiatan ini adalah bentuk dukungan Kideco untuk dapat berbagi ilmu serta membantu memahami tantangan bagi orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Tidak hanya itu, kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan pemberian dukungan kepada para penyandang disabilitas,” kata dia.

Pada program DREAMS tahun ini, juga digelar penyampaian materi oleh Psikolog Klinis sekaligus Founder Yayasan Psikologi Daeng Mappaccing Balikpapan, Nurul Mahmudah Umar.

Materi yang disampaikan adalah tentang peran orang tua ABK, yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada orang tua dan tenaga pengajar, dalam memahami metode yang tepat dalam tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus. Selain itu, kegiatan ini juga membekali para orang tua dan tenaga pengajar terkait dengan kebutuhan dasar dalam pemberian terapi untuk perilaku anak.

Rangkaian acara ditutup dengan kegiatan kompetisi kreatif, yang dapat melatih fokus, motorik dan kreativitas anak berkebutuhan khusus, antara lain pembuatan kostum dengan sampah daur ulang, menggambar, mewarnai dan kegiatan memindahkan bola ke keranjang. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Kideco #Program DREAMS #Hari Disabilitas Internasional 2024