Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

BPJS Kesehatan Balikpapan Sambut Idulfitri 2025, Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal

Ajie Chandra • Minggu, 23 Maret 2025 | 02:33 WIB

MEKANISME: BPJS Kesehatan Balikpapan dalam keterangan persnya menyebut telah menyiapkan berbagai mekanisme khusus untuk memastikan layanan tetap berjalan.
MEKANISME: BPJS Kesehatan Balikpapan dalam keterangan persnya menyebut telah menyiapkan berbagai mekanisme khusus untuk memastikan layanan tetap berjalan.
 

BALIKPAPAN – Menyambut libur Lebaran 2025, BPJS Kesehatan menegaskan komitmennya untuk memastikan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap mendapatkan layanan kesehatan tanpa hambatan. Antisipasi ini dilakukan guna menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat yang diprediksi meningkat selama periode mudik.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Balikpapan, Aidy Ilmi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai mekanisme khusus untuk memastikan layanan tetap berjalan. Salah satu langkah strategis yang diterapkan adalah sistem piket layanan di kantor cabang serta optimalisasi Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA).

“Kami telah menjadwalkan layanan piket di kantor cabang pada tanggal 28 Maret, 2, 3, 4, dan 7 April 2025, dari pukul 08.00 hingga 12.00 waktu setempat. Sementara itu, layanan PANDAWA tetap beroperasi 24 jam, memudahkan peserta dalam mengakses administrasi, informasi, hingga pengaduan,” ujar Aidy saat Konferensi Pers Pelayanan Mudik Lebaran 2025 di Kantor Cabang Balikpapan, Rabu (19/3).

Lebih lanjut, Aidy menekankan pentingnya prinsip portabilitas dalam Program JKN, yang memungkinkan peserta untuk mengakses layanan kesehatan di mana saja tanpa harus kembali ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) asal mereka. Dengan demikian, pemudik tetap dapat memperoleh layanan kesehatan, termasuk saat hari raya.

BPJS Kesehatan juga menegaskan bahwa seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan kepada peserta JKN yang mengalami kondisi gawat darurat selama perjalanan mudik. Jika terjadi kendala, peserta dapat menghubungi Petugas Pemberi Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP) yang tersedia di berbagai rumah sakit.

Selain itu, BPJS Kesehatan menghadirkan petugas BPJS SATU! (Siap Membantu) di rumah sakit untuk memberikan kemudahan akses informasi bagi peserta. Bagi peserta Program Rujuk Balik (PRB) yang harus mengambil obat selama libur Lebaran, BPJS Kesehatan telah memberikan solusi dengan memungkinkan pengambilan obat lebih awal hingga tujuh hari sebelum habis.

Namun, Aidy mengingatkan peserta untuk memastikan kepesertaan JKN mereka tetap aktif agar dapat mengakses layanan kesehatan dengan lancar. Jika terdapat tunggakan iuran, peserta dapat melunasi melalui berbagai kanal pembayaran yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Bahkan, mereka bisa memanfaatkan Program New Rencana Iuran Bertahap (REHAB) 2.0 melalui aplikasi Mobile JKN untuk meringankan pembayaran tunggakan.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, BPJS Kesehatan juga menghadirkan tujuh Posko Mudik di berbagai titik strategis, termasuk Terminal Pulo Gebang Jakarta, Rest Area Tol Cipali Km 166A Majalengka, dan Pelabuhan Merak Banten. Posko ini tidak hanya melayani administrasi kepesertaan JKN, tetapi juga menyediakan layanan kesehatan darurat serta obat-obatan bagi pemudik yang membutuhkan.

“Harapan kami, seluruh fasilitas kesehatan dapat memberikan pelayanan optimal kepada peserta JKN selama libur Lebaran ini. Dengan kerja sama yang baik antara BPJS Kesehatan dan mitra fasilitas kesehatan, masyarakat bisa mudik dengan tenang tanpa khawatir akses layanan kesehatan,” tutup Aidy. (aji/rdh)

Editor : Muhammad Ridhuan
#jaminan kesehatan nasional #jkn #bpjs kesehatan