Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Martina Theresia Juwita: Kartini Masa Kini di SPBU Yosudarso, Bukti Perempuan Bisa Berkarya di Dunia Energi

Ajie Chandra • Rabu, 23 April 2025 | 16:09 WIB

Photo
Photo
KARTINI MASA KINI: Martina TJ berhasil meraih beberapa penghargaan, mulai mulai dari Operator Terbaik SPBU Yosudarso hingga Best Regional Kalimantan 2024.

KALTIMPOST.ID, PALANGKARAYA– Memperingati Hari Kartini, PT Pertamina Patra Niaga Region Kalimantan menonjolkan sosok inspiratif Martina Theresia Juwita, seorang pengawas SPBU yang membuktikan bahwa perempuan bisa unggul di industri energi.

Berbekal dedikasi dan kompetensi, Martina berhasil meraih beberapa penghargaan, mulai mulai dari Operator Terbaik SPBU Yosudarso hingga Best Regional Kalimantan 2024. Prestasi ini menjadikannya role model bagi rekan-rekannya, sekaligus menegaskan bahwa kesempatan berkembang di Pertamina terbuka bagi semua gender.

Martina menceritakan kisahnya. Ia memulai kariernya di  Palangkaraya, Juli 2020 sebagai operator. SPBU ini memang dikenal sebagai salah satu lokasi yang banyak memperkerjakan perempuan sebagai operator. Hal ini menunjukkan bahwa industri energi tidak hanya didominasi laki-laki.

Berkat keuletan dalam bekerja dan memberikan pelayanan yang ramah, Martina dua kali dinobatkan sebagai Operator Terbaik Versi SPBU Yosudarso. Tak berhenti di situ, prestasinya terus melambung ketika ia meraih berhargaan Best Regional Kalimantan 2024, mengalahkan puluhan karyawan SPBU lainnya.

Keberhasilannya ini mengantarkan ia mendapatkan promosi jabatan sebagai pengawas SPBU. Ini membuktikan kerja keras dan konsistensi dalam bekerja membuahkan hasil.

"Saya selalu percaya bahwa gender bukan penghalang untuk berkontribusi maksimal. Di Pertamina, kami diberi kesempatan yang sama untuk berkembang," ujar Martina.

Menurutnya, bekerja di industri energi bukanlah hal mudah. Martina dan tim harus siap melayani pelanggan selama 16 jam, dengan sistem kerja shift, 06.00-14.00 Wita dan shift dua, mulai 14.00-22.00 Wita. Namun, tantangan tersebut tak menyurutkan semangatnya untuk membantu ketersediaan energi nasional.

"Kuncinya adalah disiplin dan kerja tim. Kami saling mendukung, terutama dalam memastikan layanan terbaik untuk masyarakat," tambahnya.

Apa yang dicapai Martina sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung kesetaraan gender di dunia kerja. Di SPBU Yosudarso, selain Martina terdapat 12 karyawan perempuan yang berkontribusi aktif, membuktikan bahwa sektor energi bukan hanya dominasi laki-laki.

"Kami bangga memiliki sosok perempuan seperti Martina. Dia adalah bukti nyata bahwa dengan semangat Kartini, perempuan bisa berprestasi di bidang apa pun, termasuk energi," kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Region Kalimantan, Edi Mangun.

Di Hari Kartini ini, ia berpesan agar perempuan tidak ragu untuk terjun di bidang yang dianggap "biasa" untuk pria. "Jangan batasi diri. Selama kita mau belajar dan bekerja keras, kesempatan selalu terbuka," tegasnya.

Dengan semangat itu memperlihatkan Martina Theresia Juwita bukan hanya menjaga pasokan energi bagi masyarakat, tetapi juga menjadi inspirasi bahwa perempuan bisa menjadi game changer di industri strategis Indonesia. (*)

Editor : Ismet Rifani
#pt pertamina patra niaga kalimantan #Martina Theresia Juwita #Hari Kartini 2025