Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Digitalisasi Layanan Parkir Tepi Jalan Umum di Samarinda: Dukung Transformasi Pembayaran Non-Tunai Berbasis QRIS

Iklan • Senin, 22 September 2025 | 12:49 WIB
tim pengabdian masyarakat dari STMIK Widya Cipta Dharma (WICIDA) melaksanakan program bertajuk “Digitalisasi Layanan Parkir Tepi Jalan Umum.
tim pengabdian masyarakat dari STMIK Widya Cipta Dharma (WICIDA) melaksanakan program bertajuk “Digitalisasi Layanan Parkir Tepi Jalan Umum.

KALTIMPOST.ID, Dalam rangka mendukung transformasi digital di sektor transportasi perkotaan, tim pengabdian masyarakat dari STMIK Widya Cipta Dharma (WICIDA) melaksanakan program bertajuk “Digitalisasi Layanan Parkir Tepi Jalan Umum: Pendampingan Implementasi Sistem Pembayaran Non Tunai Berbasis QRIS di Kota Samarinda”.

Program ini berhasil mendapatkan pendanaan hibah Pengabdian Masyarakat tahun 2025 dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kemendikbudristek sebesar Rp 21.875.000.

Dana tersebut digunakan untuk mendukung pengembangan teknologi, pelatihan, serta pendampingan implementasi sistem parkir digital yang lebih modern dan akuntabel.

Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Acrivox Komunitas Juru Parkir dan Dinas Perhubungan Kota Samarinda sebagai mitra strategis.

Fokus utama program ini adalah meningkatkan transparansi pengelolaan parkir tepi jalan umum sekaligus mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran secara cepat, mudah, dan aman melalui QRIS.

Ketua tim pengabdian, Pitra Adytia, menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah nyata menuju digitalisasi layanan publik di Kota Samarinda.

“Melalui implementasi QRIS, kami ingin memberikan solusi modern yang tidak hanya memudahkan masyarakat dan juru parkir, tetapi juga meningkatkan akuntabilitas setoran parkir. Dengan sistem ini, warga cukup memindai QR Code menggunakan aplikasi pembayaran digital sehingga proses transaksi menjadi cepat, transparan, dan aman,” ungkap Pitra.

Program ini juga mencakup pelatihan teknis dan pendampingan bagi para juru parkir mengenai penggunaan perangkat digital, mekanisme transaksi non-tunai, serta manajemen setoran berbasis aplikasi.

Photo
Photo

Selain itu, tim melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang manfaat dan tata cara penggunaan QRIS untuk pembayaran parkir, sehingga adopsi teknologi dapat berjalan optimal.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda menyambut baik inisiatif ini dan menegaskan bahwa digitalisasi parkir merupakan bagian dari program strategis menuju Samarinda Smart City.

“Dengan adanya pembayaran parkir berbasis QRIS, kami berharap sistem parkir menjadi lebih transparan dan efisien, sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap tata kelola parkir di Kota Samarinda,” jelasnya.

Melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, komunitas juru parkir, dan masyarakat, diharapkan program ini dapat menjadi model percontohan digitalisasi layanan parkir yang modern, berkelanjutan, dan mendukung transformasi digital transportasi perkotaan di Indonesia.

Editor : Hernawati
#WICIDA #STMIK WICIDA #digitalisasi layanan #qris #parkir tepi jalan umum