SAMARINDA - Dalam mewujudkan pelayanan dan pengiriman produk secara lebih mudah dan luas, Lion Parcel (PT Lion Express), perusahaan logistik terkemuka di Indonesia, menyatakan komitmennya untuk mendukung pertumbuhan pelaku usaha lokal di Indonesia.
Salah satu usaha yang dilakukan adalah turut berperan aktif dalam membuka akses pasar bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Indonesia, khususnya di wilayah kota Samarinda dan Kaltim.
Baca Juga: DKUMKMP Kolaborasi BPSDMP: Strategi Pemasaran Digital Tingkatkan Daya Saing UMKM
Sebagai langkah nyata, Lion Parcel bekerja sama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop-UKM) Kaltim beserta mitra, yaitu dari Bea Cukai Samarinda dalam melaksanakan kegiatan Webinar Ekspor Kaltim via Udara – Cepat, Mudah, dan Terjangkau.
Menghadirkan dua narasumber, yaitu Daniel Ellekha Abineno – Business Development International Network Lead dan Wahyu Wibowo– Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai Samarinda, acara ini dilakukan pada Kamis (18/9), pukul 10.00 – 11.30 WITA di Ruang Rapat Ilat Sapi Disperindagkop-UKM Kaltim. Juga dihadiri langsung oleh para pelaku UMKM melalui Zoom Meeting dan Live YouTube.
Terkait acara ini, Daniel mengatakan bahwa hadirnya Lion Parcel berbagi edukasi kepada para pelaku UMKM di Samarinda dan Kaltim merupakan bentuk komitmen nyata dukungan perusahaan terhadap perkembangan bisnis UMKM.
"Dengan komoditas unggulan mereka seperti handicraft, madu hutan, makanan kering, hingga herbal, acara ini diharapkan dapat membantu para UMKM di Samarinda dan Kaltim menjangkau pasar yang lebih besar," ungkap Daniel.
Ditambahkan Daniel, Lion Parcel berharap dapat mendukung perkembangan pelaku UMKM melalui proses distribusi yang lebih luas lagi. Salah satu yang aksi nyata Lion Parcel adalah mendukung proses ekspor UMKM madu hutan ke beberapa negara seperti Malaysia.
Lebih lanjut, Daniel menambahkan, Selain proses pengiriman, bantuan yang diberikan juga mencakup konsultasi pengiriman yang mudah dan lancar, teknik pengemasan produk, hingga pengurusan dokumen ekspor.
"Lewat kegiatan seperti webinar ini, berbagai edukasi yang relevan juga diberikan, termasuk teknik pengemasan dan penyimpanan stok barang untuk memastikan bahwa barang dapat diterima secara aman dan rapi," tutur Daniel.
Upaya ini juga bagian dari komitmen Lion Parcel untuk mendukung program pemerintah setempat agar UMKM naik kelas.
Sementara itu di kegiatan yang sama, Wahyu membagikan edukasi lebih lanjut terkait regulasi bea cukai untuk barang masuk dan keluar guna membantu para pelaku UMKM memahami peraturan ekspor yang ada dan dapat merambah pasar internasional secara lebih lancar.
"Hal ini termasuk edukasi HS CODE untuk mengetahui kategori golongan barang ekspor dan impor, hingga dokumen ekspor yang diperlukan seperti NIB, NPWP, Commercial Invoice, Packing List, dan PEB," jelas Wahyu.
Sebagai informasi, Lion Parcel kini hadir menjadi mitra logistik yang terpercaya, memberikan layanan yang cepat, aman, dan terjangkau untuk mendukung kemajuan usaha lokal. Lion Parcel memiliki jaringan pengiriman yang luas, dimana cakupannya mencapai 98 persen wilayah di Indonesia dan lebih dari 50 negara internasional. (adv/kh/rdh).
Editor : Muhammad Ridhuan