Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Astra Agro Pacu Inovasi Riset Sawit, Dorong Efisiensi dan Keberlanjutan Industri

Ajie Chandra • Jumat, 31 Oktober 2025 | 18:43 WIB
KUNCI: Bagi Astra Agro, inovasi adalah kunci agar industri sawit tetap produktif sekaligus berkontribusi terhadap keberlanjutan dan ketahanan pangan nasional.
KUNCI: Bagi Astra Agro, inovasi adalah kunci agar industri sawit tetap produktif sekaligus berkontribusi terhadap keberlanjutan dan ketahanan pangan nasional.

PANGKALAN BUN — PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) terus memperkuat daya saing melalui riset dan inovasi berkelanjutan untuk menjawab tantangan produktivitas sekaligus mendukung transformasi hijau industri kelapa sawit nasional. Langkah ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi agrobisnis paling produktif dan inovatif di dunia.

Sebagai informasi, Pusat Riset dan Pengembangan (R&D) Astra Agro berada di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Dari laboratorium ini ide yang melahirkan berbagai inovasi, mulai dari bibit unggul hingga pupuk hayati ramah lingkungan.

“Sejak awal, kami meyakini bahwa riset adalah investasi jangka panjang yang tak bisa ditawar. Inovasi adalah kunci agar industri sawit tetap produktif sekaligus berkontribusi terhadap keberlanjutan dan ketahanan pangan nasional,” ujar Senior Vice President Research and Development Astra Agro Lestari, Cahyo Wibowo.

Salah satu fokus utama riset Astra Agro ialah pengembangan biokontrol, teknologi pengendalian hama berbasis mikroba alami yang menekan penggunaan pestisida sintetis. Pendekatan ini terbukti menurunkan risiko pencemaran lingkungan, memperkaya keanekaragaman hayati, dan sejalan dengan konsep climate-smart agriculture.

Tak berhenti di situ, sejak 2013 R&D Astra Agro juga berhasil mengembangkan pupuk hayati Astra Efficient Microbe (Astemic), hasil pemanfaatan mikroba unggul dari kebun internal. Pupuk ini mampu menurunkan ketergantungan terhadap pupuk anorganik hingga 25 persen, sekaligus mengurangi emisi karbon. Langkah nyata menuju pertanian berkelanjutan. Inovasi tersebut kini dikembangkan lebih lanjut melalui kerja sama dengan BRIN untuk menciptakan formulasi baru yang lebih efisien.

Di bidang pembibitan, Astra Agro juga mencatat kemajuan signifikan. Setelah meluncurkan tiga varietas unggul pada 2020, AAL Lestari, AAL Sejahtera, dan AAL Nirmala. Tahun ini perusahaan kembali memperkenalkan generasi terbaru DxP AAL Lestari MRG, DxP AAL Sejahtera MRG, dan DxP AAL Nirmala MRG. Ketiganya memiliki ketahanan moderat terhadap penyakit Ganoderma, salah satu ancaman terbesar produktivitas sawit nasional.

“Varietas baru ini kami rancang agar lebih adaptif terhadap tantangan iklim dan biologis, sekaligus menghasilkan tandan buah berkualitas tinggi,” kata Cahyo.

Senada, Direktur Perbenihan Perkebunan Kementerian Pertanian, Ebi Ruliandri, menilai inovasi Astra Agro berperan penting dalam memperkuat ekosistem sawit nasional. “Pupuk hayati dan benih unggul menjadi faktor kunci dalam menjaga kualitas tanah, meningkatkan produktivitas, serta memastikan keberlanjutan industri sawit Indonesia,” ujarnya. (adv/aji/rdh)

Editor : Muhammad Ridhuan
#pupuk hayati #astra agro lestari #industri sawit #pangkalan bun