Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Siapkan Generasi Sehat untuk Masa Depan, Upacara hingga Pemberian Penghargaan di Rangkaian HKN Ke-61

Maria Irham • Rabu, 12 November 2025 | 18:48 WIB
APRESIASI UNTUK PRESTASI: Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud dan Wakil Walikota Balikpapan Bagus Susetyo didampingi Kepala DKK Alwiati menyerahkan penghargaan kepada tenaga kesehatan, Rabu (12/1)
APRESIASI UNTUK PRESTASI: Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud dan Wakil Walikota Balikpapan Bagus Susetyo didampingi Kepala DKK Alwiati menyerahkan penghargaan kepada tenaga kesehatan, Rabu (12/1)

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN- Pada momentum Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Pemerintah Kota (Pemkot) menggelar upacara yang dipimpin Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud di halaman Balai Kota, Rabu (12/11).

Dengan mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, upacara itu diikuti ratusan tenaga kesehatan (nakes) di Kota Balikpapan. Turut hadir, unsur Forkopimda, seluruh kepala Puskesmas, serta tamu undangan lainnya.

Saat membacakan amanat Menteri Kesehatan RI, Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa pondasi utama dalam menyiapkan generasi produktif terdapat pada kesehatan, terutama generasi muda yang akan menjadi penerus dan penggerak Indonesia Emas 2045.

“Pada 2045 Indonesia akan memiliki sekitar 84 juta penduduk usia produktif. Dua dekade lagi untuk memastikan mereka tumbuh sebagai generasi yang sehat tangguh dan unggul,” katanya.

Untuk itu, sebut Rahmad, pemerintah akan terus mendorong transformasi kesehatan demi menciptakan generasi sehat yang siap menghadapi masa depan. “Transformasi layanan kesehatan wajib dipercepat agar semakin mudah diakses, berkualitas, dan terjangkau oleh seluruh masyarakat,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, dalam satu tahun terakhir, program nasional menunjukkan kemajuan signifikan. Lebih dari 52 juta warga mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG), yang meningkatkan screening tuberkulosis ke lebih dari 20 juta penduduk. Pembangunan dan peningkatan fasilitas rumah sakit pun terus berjalan. Dimana dari 66 lokasi RSUD yang tengah berjalan, 32 di antaranya ditargetkan rampung pada 2025.

Dalam kesempatan itu, Rahmad Mas’ud turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan kesehatan dan masyarakat yang berperan aktif menjaga kualitas kesehatan di Balikpapan. “Transformasi kesehatan tidak akan berhasil tanpa sinergi seluruh pihak. Kita butuh budaya kerja profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan,” tegas Rahmad.

Ia menekankan, peringatan HKN ke-61 bukan sekadar seremoni, tetapi momentum memperkuat komitmen pelayanan publik dan kolaborasi lintas sektor sebagai upaya menjaga masyarakat tetap sehat.

Diketahui, sebagai bagian dari rangkaian HKN, Pemkot Balikpapan turut menyerahkan berbagai penghargaan kepada tenaga kesehatan dan Puskesmas berprestasi, baik di tingkat lokal maupun nasional. 

Salah satu capaian membanggakan datang dari Puskesmas Mekarsari, yang berhasil meraih Juara 1 Puskesmas Berprestasi Kategori Puskesmas Perkotaan Tingkat Nasional dalam Jambore Puskesmas Nasional (Jampusnas) ke-2 oleh APKESMI.

Photo
Photo

PROSEHAT: Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud, Wakil Walikota Balikpapan Bagus Susetyo didampingi Kepala Dinas Kesehatan Alwiati dan para nakes penerima penghargaan mengabadikan momen bersama dokter-dokter cilik perwakilan sejumlah SD di Kota Minyak.

Penghargaan khusus juga diberikan kepada kelurahan dan Puskesmas yang berhasil mencapai 100% kunjungan balita ke Posyandu, dalam program intervensi serentak pencegahan stunting, yaitu Gunung Sari Ulu, Gunung Bahagia, Kariangau, dan Baru Ulu.

Selain itu, diserahkan pula Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) kepada beberapa pengelola pangan seperti SPPG Balikpapan Selatan 3, SPPG Balikpapan Timur Manggar, SPPG Saudara Borneo Mekar Sari, SPPG Polda Kaltim, dan lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan, Alwiati mengungkapkan bahwa pemberian SLHS diberikan kepada tujuh SPPG yang sudah menjalankan program sesuai dengan standar.

“Mulai dari SOP-nya, tahapan-tahapan produksinya, bagaimana pengelolaan lingkungannya. Itu sudah dijalankan semua, kemudian pekerjanya sudah diberikan pelatihan keamanan pangan, pelatihan penjamah makanan, maka kita terbitkan sertifikat laik higiene sanitasi,” ungkap Alwi, sapaan akrabnya.

Ia pun berharap dengan adanya sertifikat ini, seluruh SPPG di Balikapapan semakin terpacu untuk menyesuaikan dengan standar.

Terkait dengan tema HKN tahun ini, Alwi menyebut, Dinas Kesehatan Balikpapan juga terus berfokus menciptakan generasi sehat dan produktif. “Upaya itu kita mewujudkan dengan  pencegahan stunting. Kemudian bagaimana anak-anak di sekolah bisa mendapatkan gizi yang seimbang melalui MBG yang sudah menjadi program prioritas presiden, itu terus kita lakukan,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga memperkuat langkah pencegahan penyakit menular seperti tuberkulosis paru (TBC). “Karena Indonesia masih menempati peringkat kedua kasus TBC terbanyak di dunia. Mudah-mudahan dengan upaya keras dan maksimal dengan memperkuat pelayanan di tingkat puskesmas dan masyarakat kasus penyakit menular dan tidak menular di Balikpapan bisa turun,” pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Alwiati #dkk balikpapan #HKN 2025 #Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas ud #Wawali balikpapan bagus susetyo