KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN- Di tengah geliat pariwisata Balikpapan sebagai gerbang menuju Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Wisata Tanjung Gading di Kelurahan Karang Joang mulai mencuri perhatian. Kawasan yang dikenal dengan danau alami dan camping ground eksklusif ini kini tampil dengan wajah baru melalui kolaborasi antara Institut Teknologi Kalimantan (ITK) dan masyarakat setempat.
Transformasi Tanjung Gading dimulai dengan pembangunan gapura camping ground yang menjadi simbol kebangkitan wisata alam pesisir utara Balikpapan. Gapura ini bukan hanya penanda kawasan, tetapi juga ikon baru yang menegaskan identitas visual destinasi. Dibangun secara gotong royong dengan sentuhan kearifan lokal, gapura kini menjadi titik foto favorit dan pintu masuk utama menuju pengalaman wisata yang lebih berkesan.
Tak berhenti di sana, masyarakat juga dilatih menghadapi era digital melalui pelatihan konten kreatif. Anggota Pokdarwis dan pemuda setempat belajar merancang narasi visual, teknik fotografi, videografi, hingga strategi promosi di media sosial.
Dari hasil pelatihan, lahirlah kreator Tanjung Gading yang siap mempromosikan keindahan alam dan ke khasan mereka secara profesional.
Potensi ekonomi lokal pun ikut disentuh lewat pelatihan foto produk UMKM wisata. Warga diajarkan cara menampilkan produk kuliner dan kerajinan dengan teknik pencahayaan sederhana agar terlihat menarik di platform daring.
Kini, produk lokal tak lagi hanya dijual di lokasi wisata, tetapi juga dipasarkan secara digital dengan tampilan visual yang menggugah.
Puncak inovasi program ini adalah pengembangan virtual tour 360 derajat, yang memungkinkan wisatawan menjelajahi Tanjung Gading secara daring. Dengan bantuan kamera 360 derajat, masyarakat bersama tim ITK merekam keindahan danau, hutan, dan area camping ground untuk ditampilkan di website resmi destinasi.
“Kami ingin masyarakat tak hanya memiliki destinasi wisata, tapi juga mampu mengelolanya secara kreatif dan berkelanjutan,” ujar Fulkha Tajri M SPd MSn, dosen Desain Komunikasi Visual ITK sekaligus ketua tim pengabdian.
Dari gapura di dunia nyata hingga tur virtual di dunia maya, Tanjung Gading kini bertransformasi menjadi destinasi digital berbasis komunitas yang siap bersaing di era pariwisata modern. (*)
Editor : Ismet Rifani