KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) melalui Program Studi Teknik Alat Berat kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat. Yakni melalui kegiatan pengabdian berjudul Pembuatan Pompa Otomatis Berbasis Mikrokontroler di Kelurahan Sempaja Timur. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk penerapan teknologi tepat guna untuk mendukung kegiatan masyarakat yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Ketua tim pengabdian Ir Muh Taufik menjelaskan bahwa program ini bertujuan membantu masyarakat di RT 043 Sempaja Timur dalam mengatasi permasalahan penyiraman lahan yang selama ini masih dilakukan secara manual. “Melalui sistem smart pump, kami menghadirkan solusi otomatis berbasis mikrokontroler dan tenaga surya agar masyarakat bisa menghemat air, tenaga, dan waktu,” ujarnya.
Sistem Smart Pump yang dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor kelembapan tanah, dan pompa air DC tenaga surya. Pompa akan menyala otomatis ketika tanah kering dan berhenti saat kadar air tercapai, sehingga penggunaan air menjadi lebih efisien hingga 40 persen dibanding metode manual.
Selain pembuatan alat, kegiatan ini juga mencakup pelatihan dan pendampingan bagi masyarakat mitra. Para peserta dibekali keterampilan merakit, mengoperasikan, serta merawat sistem Smart Pump secara mandiri. “Kami ingin teknologi ini tidak hanya digunakan, tapi juga dipahami dan dikembangkan oleh masyarakat,” tambah Ir Abd Halim, salah satu anggota tim pengabdian dan sekaligus Ketua Program Studi Teknik Alat Berat.
Kegiatan yang berlangsung selama lima bulan ini melibatkan dosen dan mahasiswa Teknik Alat Berat, dengan dukungan dari Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Polnes. Serah terima alat dilakukan bersama pihak RT dan lurah Sempaja Timur sebagai bentuk penyerahan hasil pengabdian kepada masyarakat.
Dari hasil uji coba, Smart Pump mampu beroperasi stabil hanya dengan sumber daya panel surya 100 Wp. Teknologi ini diharapkan menjadi contoh penerapan inovasi vokasi dalam bidang energi terbarukan dan otomasi lingkungan.
“Program ini adalah wujud nyata kontribusi Polnes dalam mendukung penerapan teknologi tepat guna berbasis energi surya. Ke depan, sistem ini akan dikembangkan dengan fitur Internet of Things agar dapat dipantau melalui ponsel,” tutup Ir Muh Taufik.
Editor : Rendy Fauzan