Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Perkuat Kader Posyandu ILP, Puskesmas Karang Jati Gelar Pelatihan 25 Kompetensi Dasar

Maria Irham • Jumat, 28 November 2025 | 19:32 WIB
KOMPAK: Kader Posyandu dan warga abadikan momen usai praktik lapangan dalam Pelatihan 25 Keterampilan Kader di Posyandu Karya Kencana 39, Kelurahan Karang Jati.
KOMPAK: Kader Posyandu dan warga abadikan momen usai praktik lapangan dalam Pelatihan 25 Keterampilan Kader di Posyandu Karya Kencana 39, Kelurahan Karang Jati.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN- Puskesmas Karang Jati terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan telah digelarnya pelatihan 25 kompetensi dasar kader posyandu sejak 3 November hingga 16 November 2025.

Pelatihan itu berlangsung di Posyandu Karya Kencana 39, Kelurahan Karang Jati dan diikuti oleh 15 kader Posyandu dari wilayah kerja Puskesmas Karang Jati.

Kepala Puskesmas Karang Jati, dr. Niken Dayu Anggraini, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas kader dalam mendukung Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP). Di mana pelatihan tersebut menggunakan sistem pembelajaran digital melalui Learning Management System (LMS).

Program ini difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Kota Balikpapan bekerja sama dengan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Kalimantan Timur.

 “Diharapkan dari pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dengan adanya pelatihan digital, para kader dapat lebih mudah memahami materi dan menerapkannya secara langsung di lapangan,” ujar dr. Niken.

Diketahui program Posyandu ILP merupakan inisiatif pemerintah untuk menyediakan layanan kesehatan menyeluruh bagi masyarakat di semua tahap kehidupan mulai dari bayi dan balita, ibu hamil, menyusui, serta nifas, hingga remaja, usia produktif, dan lansia.

Selama pelaksanaan praktik, para kader tidak hanya melakukan pendataan peserta layanan seperti balita, lansia, ibu hamil, menyusui, dan remaja melalui sistem LMS, tetapi juga melakukan kunjungan rumah secara langsung. Pendekatan ini memungkinkan kader untuk memberikan pendampingan kesehatan yang lebih personal dan akurat, sekaligus memperkuat hubungan antara Posyandu dan masyarakat.

“Dengan praktik lapangan dan sistem digital ini, kader Posyandu bisa memberikan layanan yang lebih cepat, tepat sasaran, dan berbasis data. Harapannya, kualitas kesehatan masyarakat Balikpapan, khususnya di Kelurahan Karang Jati, dapat terus meningkat,” pungkas dr. Niken. (*)

Editor : Ismet Rifani
#dr Niken Dayu Anggraini #Puskesmas Karang Jati #pelatihan 25 kompetensi dasar kader posyandu