KALTIMPOST.ID, Dalam kegiatan bertajuk Zero Compromise for Safety, KSOP mengingatkan kembali pentingnya keselamatan pelayaran kepada para pelaku usaha transportasi sungai dan laut.
“Penyerahan alat keselamatan seperti jaket pelampung serta sertifikat pelayaran juga dilakukan sebagai bentuk komitmen meningkatkan standar keamanan," ujar Mursidi.
Ia menegaskan, pelampung keselamatan dan peralatan lainnya harus selalu lengkap dan sesuai spesifikasi yang ditetapkan KSOP.
Dengan demikian, masyarakat dapat merasa aman saat menggunakan jasa armada sungai maupun laut.
"Walaupun kapal kecil, tetap harus lengkap. Jaket safety jangan sampai kurang. Ini menjadi contoh bagi para pelaku usaha agar keselamatan benar-benar dijalankan," tambahnya.
Selain itu, KSOP juga menyerahkan 200 SKK 60 Mil, 1.599 Pas Kecil, dan 945 Life Jacket.
“SKK 60 Mil itu juga merupakan sertifikat bagi mereka yang menjalankan kegiatan sesuai aturan jarak dan kemampuan operasionalnya. Ada spesifikasinya masing-masing, baik untuk nakhoda maupun awak kapal,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, KSOP Samarinda menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir bandang di Aceh dan Sumatera.
Bantuan tersebut dikumpulkan dari para stakeholder dan UPT Perhubungan Laut di Kalimantan Timur
“Harapan kami bantuan ini tepat sasaran, disalurkan kepada mereka yang benar-benar berhak menerimanya,” imbuhnya.
Kegiatan ini menunjukkan upaya KSOP Samarinda memperkuat kolaborasi dan kesadaran akan pentingnya keselamatan di sektor transportasi laut dan sungai di wilayahnya.
Oleh karena itu, dari kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, operator kapal, dan masyarakat untuk membangun kesadaran kolektif akan pentingnya keselamatan.
Intinya, KSOP Samarinda menggaungkan semangat zero kecelakaan di sektor maritim melalui kampanye nasional ini, menunjukkan komitmen kuat untuk mewujudkan keselamatan pelayaran di wilayah kerjanya.
Sebagai informasi, acara yang diinisiasi Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda ini merupakan kolaborasi antara peningkatan administrasi pelayaran dan aksi kemanusiaan, dihadiri pula oleh Wakil Menteri Perhubungan Komjen Pol (Purn) Suntana, ini berlangsung di Hotel Fugo Samarinda, dengan tema “Zero Compromise for Safety”.
Editor : Hernawati