KALTIMPOST.ID, TENGGARONG-Sekolah Sepak Bola (SSB) Bhakti Jaya, Desa Tani Bhakti, Kecamatan Loa Janan, berhasil mewakili Kabupaten Kutai Kartanegara dalam kejuaraan sepak bola reguler tingkat nasional.
Tim yang mencakup kategori U10 sukses meraih juara tiga berlaga di Liga Superco Superfest 2025, Kota Batu, Malang, Jawa Timur, pada 29 hingga 30 November 2025. Juara pertama diraih SSB Imortal dari Malang, posisi kedua tempati SSB asal Lampung. Dan tiket juara tiga berhasil diraih SSB Bhakti Jaya dari Kabupaten Kukar.
Pelatih SSB Bhakti Jaya Muhammad Amin mengatakan, menghadapi tim-tim Pulau Jawa membutuhkan persiapan ekstra serius. Mereka menyadari mayoritas pemain dari daerah Jawa memiliki kualitas yang bagus, dan postur tubuh cukup tinggi.
"Kalau dilihat dari postur, tim U12 dari kaltim itu posturnya sama seperti U10 di Jawa. Sedangkan U12 mereka itu sama dengan U 15 kita di sini posturnya. Makanya dengan bertanding dengan mereka, butuh stamina yang kuat,” ucap Amin yang juga kepala Desa Tani Bhakti.
Amin mengaku, selama penampilan, tim yang diasuhnya bermain sangat apik. Selama pertandingan SSB Bhakti Jaya, tidak pernah kebobolan. Sebelumnya, pada Juni 2025, di Piala Suratin, SSB Bhakti Jaya meraih juara dua yang dilaksanakan di Tenggarong.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya menyampaikan terima kasih atas support dari PT Insani Baraperkasa (IBP) dalam berbagai hal, salah satunya keberangkatan kejuaran ke Malang dalam mendukung langsung IBP kepada SSB Bhakti Jaya.
“Untuk itu, kami apresiasi kepada tim Coorporate Social Responsibility (CSR) IBP yang telah menjalin komunikasi baik dengan kami. Setiap pengajuan Program PPM atau CSR yang kami sampaikan melalui Pak Nilzam selaku External Relation & CSR Manager yang menindaklanjuti ke manajemen, untuk dapat direalisasikan,” paparnya.
Sementara itu, Apresiasi juga datang dari Anggota DPRD Kukar, Hamdiah. Pihaknya menilai setiap kejuaran yang diraih SSB Bhakti Jaya pastinya dukungan dari berbagai pihak yang mengantarkan SSB menjadi juara di tingkat nasional. Berkat racikan tangan dingin Amin, SSB Bhakti Jaya dapat meraih juara di ajang bergengsi.
“Tentunya dengan racikan saja tidak cukup. Pastinya kita apresiasi kepada PT IBP yang telah mensupport SSB Tani Bakti mulai dari sapras hingga dukungan finansial kepada tim SSB yang berasal dari Desa Tani Bhakti,” tutur Hamdiah.
Dia melihat, dana PPM atau CSR yang digelontorkan kepada warga lingkar area kerja PT IBP, dianggap tepat sasaran. Salah satunya SSB yang mereka support melenggang sukses ke tingkat nasional. Itu bukan sekedar wacana. "Tapi kami saksikan lewat dukungan mereka, kita dapat meraih juara di tingkat nasional,” imbuhnya.
Ke depan, lanjut Hamdiah, pihaknya akan mengajak Dispora Kukar untuk berkolaborasi meningkatkan olah raga di SSB Bhakti Jaya.
"Saya dari DPRD Kukar akan membantu keuangan melalui Dispora Kukar. Jadi alangkah baiknya dunia usaha seperti IBP bersinergi dengan pemda dalam hal ini Dispora Kukar. Karena Dispora harus hadir untuk mendukung sepak bola anak usia dini di Desa Tani Bhakti. Apalagi mereka sudah manggarumkan nama Kukar di kancah nasional," ungkapnya.
Sementara itu, Mohamad Nilzam yang dikonfirmasi membenarkan bahwa SSB Bhakti Jaya adalah binaan perusahaan.
"PT IBP sejak beberapa tahun terakhir masih konsisten, dan tidak tanggung-tanggung perusahaan selain membina SSB juga membangun lapangan, pagar lapangan, tribun penonton, hingga pemasangan lampu penerangan. Sehingga bisa digunakan malam hari. Mungkin ini satu-satunya lapangan bola tingkat desa yang bisa digunakan malam hari," tutupnya. (pms/as/dra)
Editor : Dwi Restu A