Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Raih Prestasi AYIMUN Internasional untuk Kaltim

Iklan • Senin, 19 Januari 2026 | 20:26 WIB
PRESTASI: Bintang (kiri) menerima piagam sebagai Delegasi Junior Council UNESCO Chamber II, didampingi Rendra Bayu Tri Cahyono, Founder Apple Town.
PRESTASI: Bintang (kiri) menerima piagam sebagai Delegasi Junior Council UNESCO Chamber II, didampingi Rendra Bayu Tri Cahyono, Founder Apple Town.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) merupakan konferensi internasional yang mempertemukan pelajar dari berbagai negara untuk mendiskusikan isu-isu global melalui simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), atau yang lebih dikenal dengan istilah Model United Nations (MUN).

“Diselenggarakan oleh International Global Network, AYIMUN merupakan konferensi MUN terbesar di kawasan Asia Pasifik dan menjadi wadah bagi para peserta untuk memahami dinamika diplomasi internasional serta peran PBB dalam menangani berbagai tantangan global,” ujar Rendra Bayu Tri Cahyono, Founder Apple Town.

Rendra menambahkan, Muhammad Bintang Prabu Adinata, siswa asal Kota Samarinda, Kalimantan Timur, berhasil menerima sertifikat sebagai Delegasi Junior dari UNESCO Council Chamber II serta meraih penghargaan Best Delegate Dress Culture Award pada malam budaya Closing Ceremony AYIMUN ke-20 yang digelar di Berjaya Times Square Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia.

Lebih lanjut, Rendra menjelaskan bahwa ia bersama Bintang menyampaikan presentasi bertajuk “Embracing Roots: Preservation of Dying Languages” di hadapan dua ketua juri internasional asal Prancis dan Filipina.

Presentasi tersebut disampaikan di ruang Bronx V, dalam kelompok Junior UNESCO Council Chamber II.

“Pada malam budaya, Bintang memperkenalkan pakaian tradisional Suku Dayak Kenyah kepada ribuan delegasi dari berbagai negara, seperti Amerika Serikat, Belanda, Kanada, Singapura, Australia, Thailand, Prancis, dan banyak negara lainnya. Penampilan Bintang berhasil menarik perhatian karena keunikan dan keindahan busana tradisional yang dikenakannya,” terang Rendra.

Bintang menerima penghargaan dari Komite AYIMUN sebagai Best Delegate Dress Culture Award, didampingi orangtuanya, Nia Nuswantari. Lokasi Berjaya Times Square Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia.
Bintang menerima penghargaan dari Komite AYIMUN sebagai Best Delegate Dress Culture Award, didampingi orangtuanya, Nia Nuswantari. Lokasi Berjaya Times Square Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia.

Rendra berharap Bintang terus bersemangat dalam belajar dan tidak pernah berhenti mencari pengalaman baru.

Ia juga mendoakan agar kelak Bintang dapat menjadi Diplomat Negara Indonesia di panggung global.

“Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada Nia Nuswantari, ibunda Bintang, atas dukungan luar biasa yang diberikan sehingga pencapaian ini dapat diraih pada AYIMUN ke-20,” ungkap Rendra.

Apresiasi juga disampaikan kepada Pemerintah Kota Samarinda, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda, atas dukungan, doa, serta apresiasi terhadap prestasi yang diraih ananda Bintang.

Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada SD Islamic Center Samarinda beserta seluruh dewan guru, mengingat Bintang saat ini merupakan salah satu siswa di sekolah tersebut.

Selain itu, Bintang juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Mr. Rendra, Miss Yanti, serta Apple Town yang telah memberikan motivasi penuh dan membimbingnya dalam mempelajari berbagai materi, mulai dari penyusunan makalah, draft resolusi, teknik berpidato, hingga persiapan debat selama mengikuti AYIMUN.

“Terima kasih atas semua dukungan dan bimbingan yang telah saya terima,” singkat Bintang, siswa berprestasi asal Samarinda. (Adv/kh)

Editor : Almasrifah
#AYIMUN #Muhammad Bintang Prabu Adinata #unesco #Dayak Kenyah #Asia Youth International Model United Nations