BALIKPAPAN- Pemerintah Kota Balikpapan menargetkan peningkatan capaian dalam penilaian Kabupaten /Kota Sehat (KKS), dari kategori Padapa naik ke level Wistara, yang merupakan tingkatan tertinggi dalam penilaian kota sehat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiyati, mengatakan capaian tersebut menjadi tantangan besar karena terdapat sembilan tatanan yang harus dipenuhi secara menyeluruh untuk meraih predikat kota sehat tertinggi.
“Luar biasa karena ada sembilan tatanan yang harus dipenuhi untuk menjadi kota sehat. Di bidang kesehatan sendiri memang masih ada permasalahan, salah satunya stunting, dan itu menjadi faktor pengurang dalam penilaian,” ujar Alwiyati.
Meski demikian, ia menyebut sejumlah tatanan lain menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Tatanan perhubungan dan pariwisata, misalnya, dinilai sudah mulai mengalami peningkatan signifikan.
“Untuk tatanan lain seperti perhubungan dan pariwisata sudah mulai bagus. Ke depan, sektor pariwisata juga akan kita dorong menjadi pariwisata sehat,” katanya.
Menurut Alwiyati, berbagai inovasi terus disiapkan, baik untuk meningkatkan nilai penilaian maupun mempertahankan capaian di tahun-tahun berikutnya. Target utama yang ingin dicapai adalah nilai maksimal pada seluruh tatanan.
“Targetnya memang kesehatan harus tinggi, dan nilai semua tatanan itu idealnya 100 semua,” tegasnya.
Ia berharap sinergi dan kolaborasi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terus terjalin dalam upaya mewujudkan Balikpapan sebagai kota sehat. Evaluasi terhadap setiap tatanan juga akan dilakukan secara berkelanjutan untuk menutup kekurangan yang masih ada.
“Harapan saya, sinergi dan kolaborasi seluruh OPD dalam mewujudkan kota sehat ini harus terus berlanjut dan ditingkatkan. Semua tatanan perlu kita evaluasi kembali agar bisa dilakukan peningkatan di tahun-tahun mendatang,” pungkasnya. (*)
Editor : Ismet Rifani