KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026, PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Mahakam menyelenggarakan kegiatan donor darah. Kegiatan tersebut terselenggara hasil bekerja sama dengan UDD PMI Samarinda, sebagai wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap kesehatan, keselamatan, dan nilai-nilai kemanusiaan.
Peringatan Bulan K3 Nasional menjadi momentum strategis menegaskan pentingnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja, tidak hanya dalam mendukung keandalan operasional pembangkitan, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi pendonor maupun penerima darah.
Kegiatan donor darah ini dilaksanakan di lingkungan PLN Indonesia Power UBP Mahakam dengan melibatkan pegawai serta tenaga alih daya (TAD). Antusiasme dan partisipasi aktif seluruh unsur perusahaan mencerminkan semangat kebersamaan, solidaritas, serta kepedulian sosial yang terus tumbuh di lingkungan kerja.
Manager PLN Indonesia Power UBP Mahakam, Firman Ramdan, turut berpartisipasi langsung sebagai pendonor darah, sekaligus memberikan dukungan dan keteladanan dalam pelaksanaan kegiatan kemanusiaan tersebut.
“Tema Bulan K3 Nasional tahun ini menekankan pentingnya membangun ekosistem K3 yang profesional, andal, dan kolaboratif. Dengan ikut serta mendonorkan darah, kami ingin menumbuhkan kepedulian sosial, memperkuat budaya kerja yang sehat, serta mendorong partisipasi aktif seluruh insan PLN Indonesia Power dalam aksi kemanusiaan,” ujar Firman Ramdan.
Selain memberikan manfaat langsung bagi penerima donor, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan serta memperkuat internalisasi budaya kerja yang berorientasi pada keselamatan, kesehatan, dan nilai kemanusiaan di lingkungan PLN Indonesia Power UBP Mahakam.
Melalui rangkaian kegiatan Bulan K3 Nasional 2026, PLN Indonesia Power UBP Mahakam menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan.
Kegiatan sosial ini sekaligus menjadi pengingat bahwa perusahaan tidak hanya berfokus pada operasional pembangkitan, tetapi juga menempatkan nilai kemanusiaan sebagai bagian dari budaya kerja dan tanggung jawab sosial perusahaan.
Editor : Rendy Fauzan