KALTIMPOST.ID - Epson menyatakan optimistis menghadapi 2026 dengan strategi yang mengikuti program pemerintah di IKN. Perusahaan menekankan pentingnya memahami arah kebijakan dan program kementerian agar produk yang ditawarkan relevan dengan kebutuhan.
“Optimis itu harus. Kita yang beradaptasi,” kata Zanipar SA Siadari, Head of Product Marketing Visual Instrument and Corporate Product Epson Indonesia kepada Kaltim Post di Bangkok, Thailand, pekan kemarin.
Ia menjelaskan, pendekatan dilakukan dengan memetakan program kementerian hingga tingkat direktorat untuk mengetahui kebutuhan teknologi informasi.
Baca Juga: Diler Balikpapan–Samarinda Makin Percaya Diri Stok Produk Epson untuk IKN
Menurutnya, setiap kementerian memiliki alokasi anggaran dan program berbeda yang berdampak pada kebutuhan perangkat IT. “Misalnya ada kementerian yang memiliki anggaran sekian triliun. Kita perlu mengetahui program apa saja yang dijalankan dan direktorat mana yang bertanggung jawab. Karena itu, kami melakukan pendekatan ke direktorat terkait untuk memahami program yang dijalankan dan dampaknya terhadap kebutuhan IT,” jelasnya.
Epson juga menekankan pentingnya efisiensi seiring langkah pemerintah melakukan penghematan anggaran. “Kita harus tahu program mereka supaya pada saat pemerintah melakukan efisiensi, Epson juga harus efisiensi,” katanya.
Baca Juga: Catatan Nonton Duluan Film Kuyank di Samarinda: Romansa dalam Urban Legend Kalimantan
Selain itu, perusahaan mempelajari regulasi yang menjadi landasan setiap program pemerintah. “Terkait regulasi, kita wajib pelajari sehingga tahu kebijakan dari pemerintah. Karena setiap program punya landasan hukum,” ujar Zanipar.
Ia juga menyinggung kemungkinan adanya prioritas bagi pengusaha lokal dalam kebijakan pajak daerah. “Berkaitan dengan pungutan pajak, mungkin mereka punya juga prioritas pengusaha lokal supaya pajak masuk pendapatan daerah,” tambahnya.
Editor : Agus Prayitno