Visitasi dilaksanakan pada 9–10 Februari 2026 secara hybrid (luring dan daring) dengan melibatkan 11 program studi lintas fakultas di lingkungan UNMUL.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, tim asesor ACQUIN dari Jerman yang terdiri atas Fred Härtelt, Dr. Michael Mayer, dan Helan Becker melakukan kunjungan langsung ke masing-masing fakultas untuk meninjau sarana dan prasarana, sekaligus memverifikasi kesesuaian fasilitas pendukung pembelajaran dengan standar akreditasi internasional.
Di tingkat FKIP, empat program studi yang menjalani proses akreditasi internasional meliputi: S1 Pendidikan Bahasa Inggris, S2 Pendidikan Bahasa Inggris, S2 Manajemen Pendidikan, dan S1 Pendidikan Kimia.
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda strategis Universitas Mulawarman dalam mendorong pengakuan mutu akademik bertaraf internasional serta memperkuat tata kelola berbasis standar global.
Pendalaman Akademik dan Tata Kelola Mutu
Pada hari pertama (9 Februari 2026), tim asesor melakukan diskusi intensif bersama pimpinan universitas dan fakultas, termasuk Dekan FKIP dan jajaran wakil dekan, serta para koordinator program studi.
Sesi ini berfokus pada: integrasi visi strategis universitas dan fakultas, desain kurikulum berbasis capaian pembelajaran (Outcome-Based Education), sistem penjaminan mutu internal, metode pembelajaran dan sistem evaluasi, serta kualifikasi dosen dan tata kelola akademik.
Rangkaian agenda tersebut secara rinci tertuang dalam jadwal resmi visitasi yang mencakup diskusi bersama pimpinan, dosen, mahasiswa, alumni, hingga pemangku kepentingan (employers).
Pada hari kedua (10 Februari 2026), asesor melaksanakan sesi terpisah bersama mahasiswa dan alumni untuk menggali pengalaman belajar (studyability), efektivitas sistem informasi akademik, dukungan layanan, serta relevansi lulusan di dunia kerja.
Independensi sesi ini menjadi bagian penting dalam proses asesmen objektif standar internasional.
Asesor Internasional Lintas Negara
Tim asesor yang terlibat berasal dari berbagai institusi dan negara, antara lain Prof. Dr. László Kovács – University of Applied Sciences Augsburg, Jerman; Prof. Dr. Jenni Lehtinen – Nazarbayev University, Kazakhstan; Prof. Dr. Mageswary Karpudewan – Universiti Sains Malaysia, Malaysia.
Kemudian, Prof. Dr. Pinar Gedikkaya – Beykent University, Turki; Prof. Dr. Michael Geistlinger – University of Salzburg, Austria; Prof. Dr. Matthias Amen – University of Bielefeld, Jerman; serta Prof. Dr. Alaaeddin Al-Tarawneh – The University of Jordan, Yordania.
Kehadiran para pakar internasional tersebut mempertegas bahwa proses akreditasi ini dilakukan secara komprehensif dan berbasis praktik penjaminan mutu global.
Komitmen FKIP Menuju Daya Saing Internasional
Dekan FKIP UNMUL, Prof. Dr. Susilo, menegaskan bahwa partisipasi FKIP dalam akreditasi internasional ini bukan semata-mata untuk memperoleh sertifikat.
Melainkan sebagai langkah strategis dalam memperkuat budaya mutu, meningkatkan transparansi akademik, serta memastikan lulusan FKIP memiliki daya saing global.
“FKIP UNMUL berkomitmen untuk menghadirkan sistem pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan pendidikan global. Visitasi ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan tata kelola akademik berbasis standar internasional,” ujarnya.
Dengan terlaksananya visitasi ini, FKIP Universitas Mulawarman optimistis dapat semakin memperkuat reputasi institusi sebagai pusat pendidikan tenaga kependidikan yang unggul dan berdaya saing internasional, sejalan dengan visi UNMUL menuju World Class University. (Adv/kh///)
Editor : Almasrifah