Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Diskes Imbau selama Ramadan Jaga Pola Makan

Maria Irham • Kamis, 19 Februari 2026 | 18:01 WIB

 

 

 

Alwiati
Alwiati

BALIKPAPAN- Memasuki Bulan Suci Ramadan, Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Balikpapan mengingatkan masyarakat agar tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga kualitas asupan makanan demi kelancaran ibadah puasa.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiati, menegaskan bahwa pola makan seimbang menjadi kunci agar tubuh tetap bugar sepanjang Ramadan.

Ia menilai, kebiasaan mengonsumsi makanan instan saat sahur dan berbuka masih sering dilakukan tanpa mempertimbangkan dampaknya bagi kesehatan.

“Puasa akan terasa lebih ringan dan ibadah bisa dijalani dengan lebih maksimal jika kita menjaga kesehatan. Itu dimulai dari memilih makanan yang bergizi dan seimbang,” ujar Alwiati, belum lama ini.

Dirinya mengingatkan agar masyarakat tidak berlebihan menyantap gorengan serta minuman dingin saat berbuka.

Menurutnya, dua jenis konsumsi tersebut kerap menjadi pemicu gangguan pencernaan hingga memperburuk kondisi penyakit tertentu.

“Gorengan dan minuman es sebaiknya dibatasi. Gorengan termasuk yang paling awal harus dihindari karena bisa memicu berbagai masalah kesehatan,” tegasnya.

Alwiati menjelaskan, selama Ramadan keluhan kesehatan yang sering muncul di antaranya Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) dan hipertensi.

Pola makan tinggi lemak dan garam disebut berkontribusi besar terhadap naiknya tekanan darah, khususnya pada penderita hipertensi.

“Hipertensi itu sangat dipengaruhi pola makan. Gorengan dan makanan asin bisa memicu kenaikan tekanan darah. Untuk penderita diabetes melitus dan hipertensi, obat tetap harus diminum teratur, tidak boleh dihentikan,” jelasnya.

Terkait perkembangan ISPA di Balikpapan, Alwiati memastikan hingga Februari 2026 jumlah kasus masih dalam kondisi terkendali.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tren ISPA dapat berubah sewaktu-waktu, dipengaruhi cuaca dan perilaku masyarakat.

“Kasus ISPA saat ini sekitar tujuh ribuan dan masih relatif stabil. Tapi sifatnya fluktuatif, tergantung cuaca dan kebiasaan masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai langkah pencegahan, Diskes mengajak warga untuk konsisten menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menjaga pola makan, serta tetap menggunakan masker dan melakukan isolasi mandiri saat sakit.

“Kalau kebiasaan hidup bersih dan sehat terus dijaga, pola makan diperhatikan, dan yang sakit disiplin isolasi serta memakai masker, insya Allah penyebaran penyakit bisa ditekan,” pungkas Alwiati. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Alwiati #Dinkes Balikpapan #jaga pola makan #Ramadan 2026