BALIKPAPAN- Safari Ramadan 1447 Hijriah Pemerintah Kota Balikpapan kembali berlanjut di Masjid Madinatul Iman, Balikpapan Islamic Center, Jumat (6/3) malam.
Di momen itu, sekaligus dirangkai dengan Peringatan Nuzulul Qur’an yang menghadirkan penceramah asal Kota Medan, Ustadz Anugrah Cahyadi atau yang akrab disapa Ustadz Ucay. Turut hadir jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama, serta ratusan masyarakat.
Sebelum rangkaian peringatan turunnya Al-Qur’an digelar, acara diawali dengan salat Isya serta tarawih berjamaah.
Dalam sambutannya, Walikota Balikpapan, Rahmad Mas’ud mengungkapkan bahwa Nuzulul Qur’an bukan hanya sebagai peringatan di bulan suci Ramadan, tetapi sebuah momen penting, malam yang sangat agung dan istimewa, malam di mana diturunkannya Al-Qur’an yang menjadi cahaya dan pedoman hidup dan petunjuk bagi seluruh umat manusia.
“Nuzulul Qur’an adalah kesempatan untuk kembali mendekatkan diri pada Al-Qur’an, bukan sekadar membaca, tapi memahami dan mengamalkannya,” katanya.
Ia berharap dengan menghadirkan taushiah yang akan disampaikan oleh Ustadz Ucay dapat memberikan manfaat untuk semua, sehingga meningkatkan keimanan dan yang terpenting semakin menumbuhkan rasa cinta terhadap Al-Qur’an.
Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jamaah yang telah senantiasa mengisi bulan yang penuh berkah ini untuk memakmurkan masjid-masjid yang ada di Kota Balikpapan. “Saya juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh masyarakat terkhusus kepada panitia malam Nuzulul Qur’an yang diselenggarakan dengan begitu baik,” ucapnya.
“Karena bila kita panic buying, alokasi BBM yang biasanya disediakan untuk 1 bulan, bisa-bisa langsung habis dalam dua minggu saja, sehingga berakibat dua minggu setelahnya akan menjadi langka. Karena jatah BBM ini telah distok dari negara, sudah memiliki alokasinya masing-masing untuk setiap daerah,” ujarnya.
Rahmad kemudian menutup sambutan dengan seruan untuk menjaga iman, amal, serta ajakan untuk mendoakan Dunia, khususnya Kalimantan Timur dan Kota Balikpapan agar selalu terjaga dan dilindungi oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Selanjutnya, acara Nuzulul Qur’an dimulai dengan pembacaan Al-Qur’an oleh Muhammad Nahdi Al Fawwaz yang semakin menciptakan suasana khidmat. Setelah itu dilanjutkan dengan penyerahan Dana Hibah Pemerintah Kota Balikpapan kepada Masjid Madinatul Iman senilai Rp 300 juta guna mendukung program keagamaan.
Selain itu, Pemerintah Kota melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan juga menyalurkan dana dari program Gerakan Sejadah (Sedekah Jariah Ramadan Berkah) yang dikumpulkan secara suka rela oleh para siswa-siswi di masing-masing sekolah di Balikpapan yang mencapai Rp 379 juta dan akan disalurkan ke seluruh masjid dan musala.
Peringatan Nuzulul Qur’an menjadi momen penting bagi umat Islam untuk mengenang turunnya wahyu pertama Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam melalui Malaikat Jibril di Gua Hira, Jabal Nur, yang diyakini terjadi pada malam 17 Ramadan. (*)
Editor : Ismet Rifani