Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Rakor Inisiasi Dinas Perdagangan Pastikan Stok dan Harga Bapokting Aman

Maria Irham • Jumat, 13 Maret 2026 | 17:53 WIB

KOMPAK: Rakor yang dipimpin Kadisdag Haemusri Umar diikuti pelaku usaha, distributor hingga instansi terkait guna memastikan pasokan pangan masyarakat terjaga dengan baik.
KOMPAK: Rakor yang dipimpin Kadisdag Haemusri Umar diikuti pelaku usaha, distributor hingga instansi terkait guna memastikan pasokan pangan masyarakat terjaga dengan baik.

BALIKPAPAN- Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan, Haemusri Umar menjamin stabilitas harga barang kebutuhan pokok selama Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul fitri. Hal itu disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pemantauan Stok dan Harga Barang Pokok dan Penting (Bapokting) yang digelar di Ballroom Grand Senyiur Hotel, Rabu (11/3).

Melalui rapat ini, pemerintah daerah berupaya terus bersinergi dengan berbagai pihak seperti pelaku usaha, distributor hingga instansi terkait yang memiliki peran dalam rantai pasok bahan pokok di Kota Balikpapan guna memastikan pasokan pangan masyarakat terjaga dengan baik.

“Jadi dari rapat ini kita ingin melihat sejauh mana ketersediaan pasokan atau kondisi stok dan keterjangkauan harga di momen saat ini. Hal ini penting karena dengan informasi ini diharapkan para distributor bisa menyampaikan seluruh komoditas yang masuk ke Balikpapan sehingga kebutuhan menjelang lebaran terpenuhi dan tetap aman,” katanya.

Ia mengungkapkan momen menjelang Idul Fitri biasanya diikuti dengan lonjakan permintaan masyarakat terhadap berbagai komoditas pangan. Untuk itu, koordinasi sejak dini diperlukan agar pemerintah dapat mengantisipasi potensi kendala distribusi maupun kenaikan harga di pasaran.

“Dari paparan yang disampaikan para narasumber, untuk komoditas pangan kita yang agak naik itu bumbu-bumbuan, utamanya cabai keriting. Dari yang harganya Rp 60 ribu sudah sampai mendekati Rp 100 ribu, bahkan ada yang lebih,” terangnya.

Sementara untuk pangan lainnya seperti beras, minyak goreng, gula dan lainnya harganya masih bisa ditoleransi dan ketersediaannya cukup.

Permintaan dari daerah lain juga cukup banyak sehingga pasokan di Balikpapan kadang ikut berkurang. Kita harapkan para distributor apabila menaikkan harga jangan sepihak, bila mengambil dari produsen dengan harga tinggi dan dijual dengan tingkat toleransi yang bisa diterima maka akan kita fasilitasi,” katanya.

Selain itu agar tidak terjadi praktik penimbunan barang yang dapat memicu kelangkaan dan meningkatnya harga di pasaran, Disdag akan memperkuat pengawasan di pasar tradisional maupun ritel modern.

Dalam rakor itu turut hadir Asisten II Sekretariat Daerah Kota Balikpapan, Andi Muhammad Yusri Ramli, Kepala Perwakilan BI Balikpapan Robi Ariadi hingga Kepala Bulog Wilayah Kaltim dan Kaltara Musazdin Said. Sebagai narasumber hadir Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, Satgas Pangan Polda Kaltim, Pertamina Patra Niaga hingga Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Balikpapan. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Haemusri Umar #rakor bapokting #DINAS PERDAGANGAN BALIKPAPAN