KUTAI TIMUR — PT Pertamina melalui PT Pertamina Gas (Pertagas) Operation Kalimantan Area melaksanakan kegiatan penanaman pohon sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam rangka Perjalanan 19 Tahun Pertagas.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program “19 Tahun Pertagas Mengabdi, 1.900 Pohon Bakti untuk Negeri” yang dilaksanakan di berbagai wilayah operasi. Di Kutai Timur, penanaman dilakukan di Desa Martadinata, Senin (6/5), dengan melibatkan manajemen perusahaan, Pemerintah Desa Martadinata, Bhabinkamtibmas, serta Pokdarwis Kampung Bersama.
Penanaman pohon endemik ini menjadi upaya nyata dalam menjaga ekosistem lokal sekaligus mendukung penghijauan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan oleh Pertagas.
Secara bersamaan, program ini juga dilaksanakan di enam area operasi lainnya, sehingga total penanaman mencapai 4.300 pohon di berbagai wilayah.
Komitmen ini bukanlah langkah baru. Pada tahun 2025, Pertagas telah melakukan penanaman sebanyak 6.044 pohon di berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya penghijauan berkelanjutan. Capaian ini menjadi fondasi bagi inisiatif serupa yang terus dilanjutkan dan diperluas setiap tahunnya.
Manager Operation Kalimantan Area, Dedi Mariadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem hutan di Kalimantan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong upaya pelestarian hutan Kalimantan sebagai paru-paru dunia. Penanaman pohon endemik menjadi langkah nyata yang kami lakukan secara berkelanjutan bersama masyarakat,” ujar Dedi.
Sementara itu, Manager Communication, Relations & CSR Pertagas, Imam Rismanto, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen TJSL perusahaan yang berfokus pada penciptaan nilai jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan.
“Melalui program TJSL, kami berupaya menghadirkan manfaat yang tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga berkelanjutan. Kegiatan penanaman pohon ini menjadi salah satu bentuk kontribusi kami dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasi,” jelas Imam.
Ke depan, Pertagas akan terus melanjutkan program penghijauan melalui berbagai inisiatif TJSL di seluruh wilayah operasi.
Melalui langkah ini, Pertagas menegaskan komitmennya sebagai perusahaan yang tidak hanya berfokus pada penyaluran energi, tetapi juga aktif menjaga keberlanjutan lingkungan demi masa depan generasi mendatang. (*)
Editor : Ismet Rifani