Lima Cabang Pengurus PDS PatKLIn Borneo Dilantik di Kota Minyak, dr. Edison Harianja Pimpin Cabang Balikpapan

Maria Irham • Dipublikasikan Minggu, 12 April 2026 | 18:20 WIB
KOMPAK: Foto bersama pengurus PDS PatKlin Borneo yang baru saja dilantik pada Sabtu (11/4), di Hotel Platinum Balikpapan.
KOMPAK: Foto bersama pengurus PDS PatKlin Borneo yang baru saja dilantik pada Sabtu (11/4), di Hotel Platinum Balikpapan.

BALIKPAPAN- Pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Indonesia (PDS PatKLIn) Regional Borneo yang meliputi Balikpapan, Banjarmasin, Pontianak, Palangkaraya, dan Tarakan Masa Bakti 2025-2028 resmi dilantik pada Sabtu (11/4), di Hotel Platinum Balikpapan. 

Seluruh pengurus dilantik langsung oleh Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayahnya masing-masing.

Hadir dalam agenda itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Dr. dr. H. Jaya Mualimin SpKJ MKes MARS, Ketua IDI Wilayah Kalimantan Timur dr. Hj. Padilah Mante Runa MSi MARS, Wakil Ketua IDI Wilayah Kalimantan Selatan dr. Irwan Setiawan Syah MM (secara online).

Ada juga Ketua IDI Wilayah Kalimantan Barat dr. Muhammad Wahyu Utomo MKed(OG) SpOG SubspKFm, Perwakilan Ketua IDI Wilayah Kalimantan Tengah dr. Mardjoni SpPK, Ketua IDI Wilayah Kalimantan Utara dr. Franky Sientoro SpA (secara online), Ketua Umum Pengurus Pusat PDS PatKLIn DR. Dr. Teguh Triyono MKes SpPK, Subsp. B.D.K.T.(K), Subsp KV(K), beserta jajarannya, para pejabat daerah, serta beberapa direktur rumah sakit di Balikpapan dan kabupaten/kota sekitarnya, hingga sejumlah dokter spesialis patologi klinik masing-masing wilayah secara online melalui zoom meeting.

Adapun Ketua Cabang PDS PatKLIn Masa Bakti 2025-2028 yang dilantik yakni dr. Edison Harianja SpPK (Cabang Balikpapan), dr. Rahmawati SpPK (cabang Banjarmasin), dr. Nurul Utami Handayani SpPK (cabang Pontianak), dr. Boy Adventus Sihite SpPK (cabang Palangkaraya), serta dr. Budy Aziz B SpPK, MH (cabang Tarakan).

Dr. Teguh Triyono menjelaskan, PDS PatKLIn merupakan organisasi profesi yang kini telah memiliki 36 cabang, dan pelantikan ini menjadi yang ketiga setelah Kupang dan Palu. Menurutnya dengan dilantiknya pengurus baru Regional Borneo secara bersama menunjukkan rasa persatuan yang tinggi di tingkat regional.

“Dengan 36 cabang, kami pengurus pusat berkomitmen untuk hadir di semua pelantikan.  Dengan dilakukannya pelantikan 5 cabang secara bersama ini tentu lebih mempermudah dan membuat efisiensi waktu,” ujarnya.

Ia mengharapkan pengurus yang baru dapat bekerja sama dan berkolaborasi dengan seluruh stakeholder di wilayahnya masing-masing.

Dirinya juga menekankan bahwa Patologi Klinik dan Laboratorium Medik memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan serta memperkuat sistem kesehatan nasional, untuk itu dibutuhkan persatuan dan komunikasi yang aktif antara pengurus di setiap regional.

“Borneo adalah salah satu daerah yang besar, sehingga saya melihat teman-teman yang bertugas seperti spesialis Patologi Klinik cukup berjauhan berbeda dengan pulau lain, maka dibutuhkan persatuan dan komunikasi yang baik untuk menjaga mutu pelayanan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Mewakili Gubernur Kaltim, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Dr. dr. H. Jaya Mualimin menyampaikan selamat atas dilantiknya seluruh pengurus yang baru. Dirinya juga memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada PDS PatKLIn Regio Borneo atas konsistensinya dalam menjaga profesionalisme serta kontribusinya terhadap pembangunan sektor kesehatan di wilayahnya masing-masing.

“Diagnosis yang tepat dan cepat sangat bergantung pada kualitas pemeriksaan laboratorium. Untuk itu keberadaan dokter spesialis patologi klinik dan laboratorium medik menjadi garda terdepan dalam memastikan mutu layanan kesehatan yang berbasis ilmiah dan standar profesional yang tinggi,” ucapnya.

Sebagai penyangga IKN, Kaltim khususnya harus mengambil peran sebagai penggerak transformasi layanan laboratorium yang modern. Untuk itu layanan laboratorium dituntut tidak hanya cepat dan akurat, tapi juga efisien, transparan, dan berstandar internasional.

“Kita harus mendorong kecepatan implementasi digital health, di mana sistem laboratorium ke depan harus terintegrasi secara digital, mulai dari pencatatan, pemeriksaan, hingga pelaburan hasil, sehingga mendukung satu data kesehatan yang akurat dan real-time,”

Ia menyebut, Kementerian Kesehatan telah merilis 1.044 rumah sakit dengan masalah Rekam Medis Elektronik (RME), dan yang paling banyak terdapat pada masalah pencatatan laboratorium yang belum terindikasi atau belum terkelola dengan baik. Ini menjadi catatan penting bagi pengurus dan ketua terpilih dalam kegiatan ke depan.

MASIH MEMIMPIN: Ketua IDI Kaltim Padilah Mante Runa menyematkan pin tanda kepengurusan yang baru kepada Ketua PDS PatKlin Balikpapan Edison Harianja.

 
MASIH MEMIMPIN: Ketua IDI Kaltim Padilah Mante Runa menyematkan pin tanda kepengurusan yang baru kepada Ketua PDS PatKlin Balikpapan Edison Harianja.  

Di tempat yang sama, Ketua PDS PatKLIn cabang Balikpapan dr. Edison Harianja SpPK mengungkapkan terima kasihnya atas dukungan semua pihak yang kembali mempercayakan dirinya memimpin PDS PatKLIn Cabang Balikpapan.

“Ini adalah periode kedua saya menjabat, dan menjadi sebuah tanggung jawab yang besar untuk menjalankan amanah yang diberikan,” ungkap dr. Edison Sp.PK.

Ia menyebut, kekompakan seluruh pengurus adalah kunci untuk menghadapi tantangan yang semakin berat. Di mana ke depan pihaknya akan terus fokus pada tiga hal yakni solidaritas internal yang akan terus dijaga,

Peningkatan kompetensi dimana saat ini tuntutan ilmu pengetahuan sangat dinamis sehingga perlu pengembangan ilmu pengetahuan yang relevan dengan perkembangan terkini. Hingga menjadi mitra strategis pemerintah, dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.

“Sejalan dengan fokus kita ini, dalam kegiatan ini selain pelantikan juga digelar Simposium Ilmiah yang diikuti 990 peserta baik offline maupun online melalui zoom meeting. Selain itu juga dihadirkan 25 booth pameran, 3 tenant UMKM, 2 booth perbankan, serta dukungan dari 32 sponsor di Kalimantan,” pungkasnya. (*)

 

Editor : Ismet Rifani
PDS PatKLIn Regional Borneo dr. Edison Harianja PDS PatKLIn Cabang Balikpapan Kadiskes Kaltim Jaya Mualimin Dr. Teguh Triyono