KALTIMPOST.ID, PENAJAM-Bukti bahwa potensi atlet daerah tak bisa dipandang sebelah mata kembali tersaji dari Kelurahan Mentawir, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU).
Siapa sangka, dari kerasnya aktivitas keseharian membelah batu gunung, lahir pendekar-pendekar gulat tangan yang kini siap menggetarkan panggung nasional.
Dalam ajang seleksi atlet Pekan Olahraga Nasional (Pornas) 2027 yang digelar Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Balikpapan pada 26 April 2026 lalu, kontingen PPU yang diwakili "Anak Mentawir" tampil beringas.
Dari empat perwakilan yang dikirim, tiga di antaranya sukses menyegel tiket mewakili Kalimantan Timur pada ajang Pornas di Palopo, Sulsel, tahun 2027 mendatang.
Mereka adalah Musafri yang sukses merengkuh juara 1 di kelas 75 kilogram, disusul Adi Saputra sebagai juara 2 di kelas 90 kilogram, dan Johar yang menempati posisi ke-4 di kelas 75 kilogram.
Baca Juga: ASN Kukar Berprestasi di Ajang Pornas Korpri 2025 Terima Piagam Penghargaan dari Bupati
Lurah Mentawir, Kecamatan Sepaku, PPU, Nelva Susanti, tak mampu menyembunyikan rasa bangganya, Selasa (28/4). Ia menceritakan bahwa keberhasilan ini murni buah dari kekuatan alami dan tekad baja.
"Latihannya sangat terbatas, hanya di rumah saja. Otot-otot mereka itu terbentuk alami karena tuntutan pekerjaan di dunia batu gunung," ujar Nelva.
Menariknya, bakat terpendam ini hampir saja "dibajak" daerah tetangga. Nelva Susanti mengungkapkan bahwa para atlet ini sempat dilirik untuk memperkuat kontingen Kota Balikpapan.
Tak ingin aset berharga PPU lepas, Nelva Susanti bahkan rela merogoh kocek pribadi untuk biaya operasional para atlet agar tetap membela panji Benuo Taka, PPU.
"Awalnya mereka hanya ikut-ikutan. Tapi setelah melihat potensi besar ini, saya pribadi sangat berminat untuk terus mendukung. Apalagi olahraga panco ini memang belum banyak diminati secara luas," tambahnya.
Gayung pun bersambut. Dukungan datang dari Adi Kustaman, mantan Sekcam Sepaku, PPU, yang kini berkiprah sebagai aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Ibu Kota Negara (IKN).
Sebagai pemilik fasilitas gym dan fitness, Adi Kustaman memberikan akses latihan gratis selama satu tahun penuh bagi para atlet Mentawir untuk mempersiapkan fisik menuju Palopo.
Baca Juga: Kaltim Peringkat 9 Pornas XVII Palembang: Atlet Korpri Paser Sumbang 3 Medali dari Cabor Tenis
"Apresiasi setinggi-tingginya untuk Pak Adi Kustaman atas kepeduliannya. Ini kolaborasi yang luar biasa," kata Nelva Susanti.
Ke depan, Nelva Susanti berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU bisa memberikan apresiasi dan perhatian lebih bagi para atlet gulat tangan ini.
Keberhasilan Musafri dan kawan-kawan adalah bukti sahih bahwa di balik senyapnya hutan dan kerasnya batu gunung Mentawir, tersimpan kekuatan yang siap mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. (*)
Editor : Almasrifah