Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Yayasan Planet Urgensi Indonesia Luncurkan Buku Kawasan Pesisir, Jadi Panduan Guru Ajarkan Lingkungan Hidup untuk Siswa SD

Supriyono Lupus • Rabu, 13 Mei 2026 | 19:05 WIB
PENYERAHAN: Direktur Yayasan Planet Urgensi Indonesia, Reonaldus (kanan) menyerahkan buku pendidikan lingkungan hidup untuk SD pesisir kepada Kepala Disdikbud Paser M Yunus Syam (tengah) dan perwakilan Disdikbud Kukar.
PENYERAHAN: Direktur Yayasan Planet Urgensi Indonesia, Reonaldus (kanan) menyerahkan buku pendidikan lingkungan hidup untuk SD pesisir kepada Kepala Disdikbud Paser M Yunus Syam (tengah) dan perwakilan Disdikbud Kukar. (LUPUS/KP

BALIKPAPAN – Yayasan Planet Urgensi Indonesia secara resmi meluncurkan buku pendidikan lingkungan hidup yang diperuntukkan bagi siswa Sekolah Dasar (SD) di kawasan pesisir. Peluncuran berlangsung di Novotel Hotel Balikpapan pada Rabu (13/5).

Direktur Yayasan Planet Urgensi Indonesia, Reonaldus, menjelaskan buku ini hadir sebagai respons atas kebutuhan edukasi lingkungan di wilayah pesisir yang selama ini menjadi fokus intervensi yayasan.

Baca Juga: Cara Maulani Al Amin Lawan Kecanduan Gadget Anak: Ganti HP dengan Buku, Hasilnya Menakjubkan!

"Pendidikan lingkungan hidup sejak dini sangat penting untuk membentuk perilaku positif terhadap alam. Kami ingin mengedukasi para pelajar di tingkat dasar, dan sebenarnya juga di tingkat menengah pertama, agar perilaku terkait lingkungan hidup, mengelola alam, hemat energi, dan lain-lain bisa terbentuk sejak usia dini," tuturnya.

Buku setebal 150 halaman yang terdiri dari 10 bab ini dirancang sebagai alternatif pedoman bagi guru dalam memberikan wawasan tentang isu-isu lingkungan, khususnya di kawasan pesisir.

Reonaldus menekankan bahwa topik yang diangkat bukan semata dari pihak yayasan, melainkan hasil diskusi dengan para guru yang memahami secara langsung tantangan yang dihadapi siswa sehari-hari.

ANTUSIASME: Antusiasme peserta mengikuti kegiatan desiminasi dan peluncuran buku pendidikan lingkungan hidup untuk SD pesisir. (LUPUS/KP)
ANTUSIASME: Antusiasme peserta mengikuti kegiatan desiminasi dan peluncuran buku pendidikan lingkungan hidup untuk SD pesisir. (LUPUS/KP)

"Guru-guru yang hadir di sini mendiskusikan topik apa saja yang menarik dan relevan bagi para pelajar SD pesisir, serta isu-isu yang mereka temui sehari-hari," jelasnya.

Beberapa topik yang dibahas dalam buku antara lain kebersihan sekolah, mengelola sampah, air bersih dan pemanenan air hujan karena di beberapa lokasi pesisir akses air bersih terbatas, abrasi pantai, penebangan hutan, penghijauan sekolah, konservasi energi, ekosistem mangrove, pemanfaatan sumber daya pesisir dan pencemaran lingkungan.

Baca Juga: Canggih! Buku Anak dari Balikpapan Ini Pakai Barcode dan Animasi, Ubah Riset Doktoral Jadi Cerita Seru

Pada tahap pertama, yayasan mencetak sekitar 150 buku yang akan didistribusikan ke sejumlah sekolah di kawasan pesisir Kutai Kartanegara (Kukar) dan Kabupaten Paser.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Paser M Yunus Syam, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas kegiatan diseminasi dan peluncuran buku ini.

"Kita mengetahui bahwa di Kabupaten Paser ini arealnya cukup luas dan sebagian besar tempatnya di daerah pesisir. Jika ekosistem ini tidak kita jaga, maka akan menjadi persoalan," ujar Yunus.

Ia menilai buku yang diluncurkan Yayasan Planet Urgensi Indonesia sangat berguna bagi pihaknya. "Kami sangat berharap kegiatan ini harus selalu dikembangkan, bukan hanya untuk SD saja, tetapi juga perlu kita kembangkan ke SMP. Kami sangat bersyukur kegiatan ini bisa dilaksanakan, karena kita perlu menjaga ekosistem kita," pungkasnya. (pms/pus/rdh)

Editor : Muhammad Ridhuan
#Yayasan Planet Urgensi Indonesia #Novotel Hotel Balikpapan #Pendidikan lingkungan hidup #kawasan pesisir