KALTIMPOST.ID, Tangerang – Daihatsu mencatat penjualan ritel sebanyak 46.953 unit hingga April 2026, seiring pertumbuhan pasar otomotif nasional. Secara total, pasar otomotif mencapai sekitar 287 ribu unit atau meningkat 7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Daihatsu meraih pangsa pasar sebesar 16,3 persen dan mempertahankan posisi kedua nasional. Capaian ini menegaskan konsistensi Daihatsu sebagai pilihan utama konsumen.
Di segmen mobil penumpang, Daihatsu tetap kompetitif melalui produk LCGC. Sigra dan Ayla menguasai pangsa pasar hingga 36,8 persen.
Pada segmen SUV medium, Terios mencatat pangsa pasar 30,4 persen di kelas harga hingga Rp300 juta. Hasil ini menempatkan Daihatsu di posisi kedua pada segmen tersebut.
Baca Juga: Antara Sultan Kutai Aji Muhammad Idris dan Bupati Aulia Rahman Basri
Sementara itu, kendaraan komersial Daihatsu juga menunjukkan performa kuat. Gran Max Series mendominasi pasar entry commercial dengan pangsa 63,3 persen.
Gran Max menjadi pilihan utama pelaku usaha dari skala kecil hingga besar. Kendaraan ini dinilai mampu mendukung berbagai kebutuhan bisnis.
Daihatsu juga memimpin pasar kendaraan dengan harga hingga Rp300 juta. Pangsa pasar mencapai 32 persen dan 38 persen untuk kendaraan berbahan bakar konvensional.
Penjualan Daihatsu tersebar luas hingga ke berbagai wilayah Indonesia. Kontribusi dari luar Jabodetabek mencapai 81 persen dan daerah rural sebesar 46 persen.
Menurut Sri Agung Handayani, Marketing Director dan Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor, capaian ini menunjukkan kepercayaan konsumen yang terus terjaga. “Pencapaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kendaraan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya. Rabu (20/05/2026).
Daihatsu terus menghadirkan produk yang sesuai kebutuhan keluarga dan usaha. Fokus utama adalah efisiensi bahan bakar dan biaya operasional yang terjangkau.
Selain itu, Daihatsu juga mengandalkan jaringan layanan purnajual yang luas. Dukungan ini mencakup 260 outlet, 170 bengkel resmi, dan 3.320 toko suku cadang di lebih dari 500 kota dan kabupaten di Indonesia.
Editor : Agus Prayitno