BALIKPAPAN — Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti Dome Balikpapan, Sabtu (23/5/2026), saat ratusan siswa SIT Istiqamah YPAITB mengikuti Wisuda Al-Qur’an. Sebanyak 380 peserta didik dari jenjang SDIT, SMPIT hingga SMAIT resmi diwisuda dalam momentum yang menegaskan lahirnya generasi Qurani untuk masa depan peradaban Islam.
Mengusung tema “Melahirkan Insan Qurani untuk Peradaban Rabbani”, kegiatan tersebut dihadiri orang tua siswa, tokoh pendidikan, tamu undangan, hingga masyarakat Kota Balikpapan. Ribuan pasang mata tampak bangga menyaksikan para wisudawan dan wisudawati yang tampil penuh percaya diri membawa semangat Al-Qur’an.
Acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Haikal, siswa SMAIT Istiqamah YPAITB yang merupakan Juara 1 MTQ International Quran di Brunei Darussalam. Suara merdu dan tartil bacaannya menggema di seluruh ruangan Dome Balikpapan, menghadirkan suasana syahdu sekaligus membangkitkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di hati para hadirin.

Ketua Harian YPAITB, Ir. Ali Muhammad, MBA, dalam sambutannya menegaskan bahwa Wisuda Al-Qur’an bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi bentuk nyata komitmen SIT Istiqamah YPAITB dalam membangun generasi unggul yang berkarakter Islami.
“Kami ingin melahirkan generasi yang dekat dengan Al-Qur’an, menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, sekaligus mampu menjadi pemimpin peradaban di masa depan,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Kasi Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama Kota Balikpapan, H. Masrivani, S.Ag., M.H. Menurutnya, pembinaan tahfizh dan pembelajaran Al-Qur’an sejak usia dini menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter anak di tengah tantangan zaman modern.
Dukungan serupa datang dari Pemerintah Kota Balikpapan melalui perwakilan staf wali kota yang berharap para wisudawan kelak mampu menjadi generasi penerus yang membawa keberkahan bagi masyarakat, bangsa, dan agama.
Sementara itu, Kepala Korwil Qiroati Kalimantan Timur, KH. Muslihudin Abdurrasyid, Lc., M.Pd.I, menekankan pentingnya menjaga kualitas bacaan Al-Qur’an melalui metode pembelajaran yang baik dan berkelanjutan.
Prosesi inti wisuda berlangsung penuh kebanggaan. Para siswa menampilkan imtihan wisuda Qiroati dengan kemampuan membaca Al-Qur’an secara tartil, fasih, dan penuh adab. Penampilan tersebut mendapat apresiasi meriah dari para hadirin.
Tak hanya itu, wisuda tahfizh turut menjadi sorotan utama. Para siswa dari jenjang SDIT, SMPIT hingga SMAIT memperlihatkan kualitas hafalan yang mengesankan, mulai dari kelancaran bacaan hingga ketepatan tajwid.
Satu per satu wisudawan tahfizh dipanggil ke atas panggung untuk menerima penghargaan atas perjuangan mereka menghafal Kalamullah. Tangis haru pecah dari para orang tua yang menyaksikan putra-putri mereka mencapai salah satu pencapaian terbaik dalam pendidikan Islam.
Kegiatan juga dirangkai dengan Wisuda Tarjamah sebagai bentuk apresiasi terhadap kemampuan memahami dan menerjemahkan Al-Qur’an. Hal ini menjadi bukti bahwa pembelajaran Al-Qur’an di SIT Istiqamah YPAITB tidak hanya berfokus pada membaca dan menghafal, tetapi juga memahami makna kandungannya.
Puncak acara diisi Tabligh Akbar oleh dai nasional KH. Dr. Amir Faishol Fath, MA atau yang akrab disapa Abi Amir. Dalam tausiyahnya, juri Hafizh Cilik RCTI tersebut mengingatkan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai fondasi utama dalam membangun peradaban Islam yang mulia.
“Anak-anak yang dekat dengan Al-Qur’an akan tumbuh menjadi pribadi yang kuat akhlaknya, cerdas pikirannya, dan lembut hatinya. Dari merekalah peradaban rabbani akan lahir,” tuturnya di hadapan ribuan jamaah.
Momen paling emosional terjadi di penghujung acara. Abi Amir mengajak seluruh peserta wisuda turun dari tempat duduk mereka untuk mendatangi kedua orang tua masing-masing.
Dengan iringan doa dan nasihat penuh makna, para wisudawan berjalan perlahan menuju ayah dan ibu mereka. Suasana Dome Balikpapan pun berubah menjadi lautan haru ketika anak-anak memeluk orang tua sambil mengucapkan terima kasih atas doa dan perjuangan yang selama ini diberikan.
Sebagian peserta tampak tak kuasa menahan air mata saat meminta doa restu agar senantiasa istiqamah menjaga Al-Qur’an dalam kehidupan mereka. Para orang tua membalas dengan pelukan hangat dan doa penuh cinta bagi masa depan putra-putri mereka.
“Hafalan Al-Qur’an yang kalian miliki hari ini adalah buah dari doa-doa ayah dan ibu di setiap sujudnya,” pesan Abi Amir yang kembali membuat suasana semakin menggetarkan hati.
Melalui Wisuda Al-Qur’an ini, SIT Istiqamah YPAITB kembali menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan Islam terpadu yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam pembinaan akhlak, karakter, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.(*)
Editor : Ismet Rifani