Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Pengelola SIT Istiqamah YPAITB Benchmarking ke Gontor, Perkuat Karakter dan Kemandirian Generasi Qurani 

Ajie Chandra • Kamis, 28 Mei 2026 | 18:50 WIB
TAMBAH WAWASAN: Benchmarking ke UNIDA Gontor dan Pondok Modern Darussalam Gontor memberikan pengalaman berharga bagi pengelola SIT Istiqamah YPAITB dalam memahami bagaimana institusi pendidikan Islam dibangun di atas pondasi keikhlasan, kemandirian, dan pengabdian.
TAMBAH WAWASAN: Benchmarking ke UNIDA Gontor dan Pondok Modern Darussalam Gontor memberikan pengalaman berharga bagi pengelola SIT Istiqamah YPAITB dalam memahami bagaimana institusi pendidikan Islam dibangun di atas pondasi keikhlasan, kemandirian, dan pengabdian.

PONOROGO – SIT Istiqamah YPAITB mengambil langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan Islam melalui kegiatan benchmarking ke Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor dan Pondok Modern Darussalam Gontor, Kamis (14/5/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi yayasan dalam memperdalam tata kelola pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman, kepemimpinan kolektif, serta penguatan karakter generasi masa depan.

Rombongan SIT Istiqamah YPAITB dipimpin langsung Ketua Yayasan Ir. H. Muhammad Iskandar Umar MPd, didampingi Ketua Harian Ir. Ali Muchammad MBA MH, Sekretaris Yayasan Ir. Yuniar Surindrasworo, Kepala Divisi Pendidikan Yunita Purnama MPd, Kepala Divisi Keuangan Andi Nur Ana ME, serta Principle Quran Center Ustadz Azhar Afif SAg MA.

Benchmarking diawali di Rektorat UNIDA Gontor Ponorogo. Rombongan disambut langsung Rektor UNIDA Gontor Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi, MAEd, M.Phil bersama Wakil Rektor III Bidang Penelitian, Kerja Sama dan Kepesantrenan Assoc. Prof. Dr. Khoirul Umam MEc.

Dalam pertemuan tersebut, SIT Istiqamah YPAITB memaparkan perkembangan lembaga pendidikan yang menaungi jenjang SD, SMP hingga SMA, termasuk penguatan penguasaan bahasa Arab dan Al-Qur’an melalui Quran Center yang tengah dikembangkan.

i

Diskusi berlangsung hangat dan mendalam mengenai konsep pendidikan Islam yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan akhlak, kedisiplinan, kemandirian, dan karakter peserta didik. Nilai keikhlasan yang menjadi ruh pendidikan Gontor turut menjadi perhatian utama.

Rektor UNIDA Gontor menjelaskan bagaimana sistem kepemimpinan kolektif mampu menjaga kesinambungan visi pendidikan selama puluhan tahun. Filosofi pendidikan berbasis pengabdian dan kaderisasi dinilai menjadi kekuatan utama yang melahirkan alumni tangguh secara intelektual maupun spiritual.

Bagi SIT Istiqamah YPAITB, kunjungan ini menjadi inspirasi besar untuk mengadopsi pola kepemimpinan, budaya disiplin, serta penguatan karakter yang telah lama diterapkan di lingkungan Gontor.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara SIT Istiqamah YPAITB dan UNIDA Gontor. Kerja sama tersebut mencakup pengembangan kurikulum sains Islam dan metodologi pengajaran, kaderisasi dan pengembangan kompetensi tenaga pendidik, riset bersama, penerbitan buku dan jurnal ilmiah, hingga penguatan manajemen kelembagaan, aset, dan kemandirian finansial.

Selain itu, kedua lembaga juga menjalin sinergi dalam program pengabdian masyarakat, magang dan praktik mengajar, serta membuka peluang jalur khusus dan beasiswa pendidikan sarjana, pascasarjana hingga internasional.

Masih di hari yang sama, rombongan melanjutkan diskusi di Balai Senat Akademik UNIDA Gontor bersama jajaran pimpinan fakultas dan pusat studi. Dalam forum tersebut dibahas lebih mendalam konsep tata kelola pendidikan berbasis wakaf yang menjadi fondasi utama kemandirian Gontor.

i
UNIDA Gontor menjelaskan bagaimana sistem keuangan terpusat dan pengembangan unit usaha dijadikan laboratorium pendidikan untuk menanamkan jiwa kewirausahaan sekaligus nilai-nilai Panca Jiwa kepada mahasiswa.

Pembahasan juga menyoroti pentingnya pengembangan kurikulum berbasis perspektif Islam dalam ilmu-ilmu umum seperti sejarah dan sosial. Seluruh sistem pendidikan diarahkan untuk membangun ekosistem pendidikan holistik yang mandiri, berkelanjutan, dan tidak bergantung pada pembiayaan eksternal yang bertentangan dengan prinsip syariah.

Kaderisasi sumber daya manusia menjadi fokus penting dalam diskusi tersebut. Pihak UNIDA menegaskan kualitas lembaga pendidikan sangat ditentukan oleh keberhasilan membangun generasi pendidik yang memiliki integritas, loyalitas, dan semangat pengabdian.

Pada malam harinya, benchmarking dilanjutkan ke Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor. Dalam sesi tersebut, rombongan SIT Istiqamah YPAITB berdiskusi langsung bersama Direktur KMI, K.H. Masyhudi Subari.

Diskusi mengulas sejarah panjang berdirinya Pondok Modern Darussalam Gontor yang dibangun di atas semangat wakaf dan pengabdian untuk umat. Para pendiri pondok disebut menyerahkan tanah dan aset pribadi demi keberlangsungan lembaga pendidikan yang dapat dimanfaatkan masyarakat luas.

K.H. Masyhudi Subari menegaskan Panca Jiwa Gontor, yakni keikhlasan, kesederhanaan, berdikari, ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan, menjadi fondasi utama dalam mendidik santri serta menjalankan seluruh amal usaha pondok.

Transformasi kepemilikan aset menjadi milik umat sejak 1958 disebut sebagai tonggak penting yang menjaga keberlangsungan dan kekuatan Pondok Gontor hingga saat ini.

“Lembaga harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun keluarga. Integritas moral dan amanah menjadi hal utama dalam mengelola pendidikan,” tegasnya.

Benchmarking ini memberikan pengalaman berharga bagi SIT Istiqamah YPAITB dalam memahami bagaimana institusi pendidikan Islam dibangun di atas pondasi keikhlasan, kemandirian, dan pengabdian.

Melalui kunjungan tersebut, SIT Istiqamah YPAITB tidak hanya membawa pulang konsep manajemen pendidikan, tetapi juga menyerap nilai perjuangan dan semangat pengabdian yang telah menjadi ruh pendidikan Gontor selama puluhan tahun.

Yayasan optimistis semangat kolaborasi dan pembelajaran berkelanjutan ini mampu melahirkan inovasi pendidikan yang tidak hanya menghasilkan peserta didik berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, jiwa kepemimpinan, serta ketangguhan mental menghadapi tantangan global.

Benchmarking ini pun diharapkan menjadi langkah awal lahirnya sinergi besar antar lembaga pendidikan Islam dalam mencetak generasi Qurani yang unggul, beradab, dan siap memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan peradaban. (*)

 

Editor : Ismet Rifani
#benchmarking ke UNIDA Gontor #Pondok Modern Darussalam Gontor #Muhammad Iskandar Umar #Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy #SIT Istiqamah YPAITB