Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Peduli Lingkungan, Tekan Sampah selama Idul Adha, Ganti Plastik dengan Besek

Ajie Chandra • Jumat, 29 Mei 2026 | 19:45 WIB
PROLINGKUNGAN: Dari rumah jabatan, Kamis (28/5), Wali Kota Rahmad Mas’ud dan istri memberi contoh penggunaan besek untuk mendistribusikan daging hewan kurban kepada mustahik pada Idul Adha tahun ini.
PROLINGKUNGAN: Dari rumah jabatan, Kamis (28/5), Wali Kota Rahmad Mas’ud dan istri memberi contoh penggunaan besek untuk mendistribusikan daging hewan kurban kepada mustahik pada Idul Adha tahun ini.

BALIKPAPAN — Pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kota Balikpapan tak hanya menjadi momentum ibadah dan berbagi, tetapi juga upaya menjaga lingkungan melalui pengurangan sampah plastik sekali pakai.

Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebelumnya telah mengeluarkan Surat Edaran Wali Kota Balikpapan tentang pelaksanaan Idul Adha minim sampah plastik. Imbauan tersebut ditujukan kepada panitia kurban dan masyarakat agar menggunakan wadah ramah lingkungan saat pembagian daging kurban.

Kepala Bidang Kebersihan DLH Kota Balikpapan, Dody Yulianto, mengatakan penggunaan besek maupun wadah pakai ulang menjadi salah satu langkah penting untuk menekan peningkatan volume sampah selama Iduladha.

“Panitia kurban maupun masyarakat diimbau melaksanakan Iduladha dengan meminimalkan penggunaan plastik sekali pakai, misalnya menggunakan besek atau kemasan yang dapat dipakai ulang,” ujarnya.

Selain mengurangi penggunaan kantong plastik, masyarakat juga dianjurkan membawa wadah sendiri saat mengambil daging kurban. Langkah tersebut diharapkan dapat menekan sampah yang berakhir di Tempat Penampungan Sementara (TPS) maupun Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Manggar.

DLH juga menaruh perhatian pada pengelolaan limbah kurban sejak proses penjualan hewan hingga penyembelihan. Koordinasi dilakukan bersama Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Balikpapan untuk memastikan limbah organik maupun sisa potongan hewan dapat tertangani dengan baik.

Menurut Dody, praktik pembuangan limbah kurban seperti jeroan dan kepala hewan ke kawasan pesisir pantai masih menjadi perhatian karena berpotensi mencemari lingkungan dan memicu gangguan kesehatan.

“Kita harus menjaga kebersihan kota. Bangkai atau sisa potongan kurban yang dibuang di tempat tidak semestinya dapat menimbulkan penyakit yang membahayakan masyarakat,” tegasnya.

Komitmen pengurangan sampah plastik itu juga dicontohkan langsung oleh Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud saat pelaksanaan kurban di rumah jabatan wali kota, Kamis (28/5). Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 10 ekor sapi disembelih dan sekitar 1.500 kilogram daging dibagikan kepada masyarakat menggunakan besek sebagai pengganti kantong plastik.

Menurut Rahmad, penggunaan besek menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung pelaksanaan aturan pengurangan sampah plastik di Kota Balikpapan.

“Kami menggunakan besek sebagai bagian dari pelaksanaan perda untuk menjaga dan melestarikan lingkungan,” katanya.

Selama Idul Adha, DLH juga melakukan patroli di sejumlah lokasi penyembelihan untuk memastikan kebersihan lingkungan tetap terjaga dan pengelolaan limbah dilakukan sesuai ketentuan. (*)

Editor : Ismet Rifani
#plastik diganti besek #Idul Adha 2026 #dlh balikpapan #rahmad mas'ud