Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

WICIDA Samarinda Rayakan Dies Natalis ke-35, Siapkan Transformasi Jadi Institut Sains dan Teknologi

Khairul Anwar • Kamis, 18 Juni 2026 | 22:01 WIB
ACARA PUNCAK: Pemotongan tumpeng di acara puncak Dies Natalis ke-35 STMIK Widya Cipta Dharma.
ACARA PUNCAK: Pemotongan tumpeng di acara puncak Dies Natalis ke-35 STMIK Widya Cipta Dharma.

SAMARINDA – Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Widya Cipta Dharma (WICIDA) merayakan Dies Natalis ke-35 dengan menggelar acara puncak yang berlangsung meriah dan penuh khidmat. Momentum tersebut menjadi ajang refleksi perjalanan panjang kampus dalam mengembangkan pendidikan teknologi informasi di Kalimantan Timur selama lebih dari tiga dekade.

Perayaan yang dihadiri jajaran senat, dosen, karyawan, mahasiswa, alumni, pengurus yayasan, hingga mitra kampus itu ditandai dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai lomba yang telah digelar sebelumnya.

Baca Juga: Rayakan Dies Natalis Ke-35, STMIK WICIDA Gelar Aksi Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis!

Ketua STMIK WICIDA Tommy Bustomi mengatakan, usia ke-35 menjadi tonggak penting bagi kampus untuk terus beradaptasi dan berinovasi di tengah perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat.

“Usia 35 tahun adalah momentum penting bagi STMIK WICIDA untuk terus beradaptasi, berinovasi, dan tetap menjadi pionir dalam pendidikan teknologi di Kalimantan Timur,” ujarnya.

HADIAH: Penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai lomba yang telah digelar di Dies Natalis ke-35 STMIK Widya Cipta Dharma.
HADIAH: Penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai lomba yang telah digelar di Dies Natalis ke-35 STMIK Widya Cipta Dharma.

Dalam kesempatan tersebut, Tommy juga memaparkan rencana besar pengembangan institusi. Saat ini WICIDA tengah mempersiapkan transformasi kelembagaan dari sekolah tinggi menjadi Institut Sains dan Teknologi (IST) WICIDA.

Menurutnya, perubahan tersebut bukan sekadar pergantian nama, melainkan langkah strategis untuk memperluas cakupan keilmuan, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memperkuat kontribusi kampus dalam pengembangan sains dan teknologi.

“Saat ini kita sedang bersiap melakukan lompatan besar berikutnya, yaitu perubahan bentuk dari STMIK WICIDA menjadi Institut Sains dan Teknologi WICIDA,” tegasnya.

Tommy optimistis transformasi tersebut dapat terwujud melalui dukungan seluruh elemen kampus, mulai dari yayasan, pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa hingga alumni.

Ia menambahkan, perjalanan WICIDA hingga mencapai usia 35 tahun tidak terlepas dari kontribusi para pendiri, pengurus yayasan, pimpinan kampus, dosen, dan berbagai pihak yang telah berperan dalam membangun institusi.

Karena itu, ia mengajak seluruh civitas akademika untuk mengenang perjuangan para pendahulu yang telah meletakkan fondasi pengembangan kampus, termasuk momentum perubahan status dari AMIK WICIDA menjadi STMIK WICIDA yang diresmikan pada 1995.

“Kita patut mengenang kembali dari mana institusi ini bermula agar tidak pernah lupa pada akar dan identitas kita,” katanya.

Rangkaian perayaan Dies Natalis ke-35 ditutup dengan doa bersama dan sesi foto seluruh peserta. Memasuki usia yang semakin matang, WICIDA menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat riset, serta memperluas kolaborasi guna menjawab tantangan era digital yang terus berkembang. (adv/kh/rdh)

 
 
Editor : Muhammad Ridhuan
#WICIDA Samarinda #Dies Natalis WICIDA ke-35 #nstitut Sains dan Teknologi WICIDA #STMIK WICIDA