KALTIMPOST.ID, BERAU–Gubernur Kalimantan Timur, Dr. H. Rudy Mas'ud, S.E., M.E., secara resmi membuka Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026 yang dipusatkan di Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kemendukbangga/BKKBN, Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Kabupaten Berau tersebut mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”, sebagai bentuk penguatan peran ayah dalam pengasuhan anak dan pembangunan keluarga berkualitas.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi VI DPR RI sekaligus Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Timur, Hj. Syarifah Suraidah, Bupati Berau Hj. Sri Juniarsih Mas, M.Pd., Wakil Bupati Berau H. Gamalis, S.E., Anggota DPRD Provinsi Kaltim Dapil Berau.
Kemudian, Sultan Sambaliung, Sultan Gunung Tabur, Kepala Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Kepala Perangkat Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga, mitra kerja, Tim Pendamping Keluarga (TPK), PKB/PLKB, serta tamu undangan lainnya.
Dalam laporannya, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur, Dr. Sunarto, S.K.M., M.Adm.KP., mengatakan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Kabupaten Berau yang telah menyelenggarakan rangkaian Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tingkat Provinsi Tahun 2026 sehingga dapat berjalan dengan baik.
“Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 mengangkat tema ‘Ayah Wajib Hadir’. Momentum ini penting untuk mengingatkan kembali bahwa keluarga, melalui sosok ayah, kini dipanggil untuk hadir secara utuh, bukan sekadar ada secara fisik atau fungsional sebagai pencari nafkah, melainkan terlibat aktif secara emosional dan psikologis dalam pengasuhan harian,” tegas Dr. Sunarto menutup laporannya.
Kolaborasi bersama dalam mewujudkan keluarga berkualitas, sakinah, mawadah, warahmah ditunjukkan pada kegiatan yang dihadiri oleh seluruh kepala perangkat daerah, tokoh publik, tokoh agama, dan mitra kerja yang hadir pada hari ini.
Harapan bersama dalam peringatan Harganas ini menjadi pendorong keterlibatan aktif para ayah dalam pengasuhan.
Sambutan selamat datang disampaikan oleh Bupati Berau Hj. Sri Juniarsih Mas, M.Pd., yang mengatakan terima kasih atas kehadiran Gubernur Kalimantan Timur beserta Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Timur beserta rombongan serta kepala daerah dari 10 kabupaten/kota se-Provinsi Kalimantan Timur di Bumi Batiwakkal, Kabupaten Berau.
“Kegiatan ini menjadi bukti sinergi antara pemerintah, mitra kerja, dan masyarakat dalam mendukung program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Bangga Kencana). Pentingnya ketahanan keluarga untuk mewujudkan keluarga berkualitas. Ketika berbicara pembangunan daerah, maka dimulai dari pembangunan keluarga. Semangat tagline ‘Ayah Wajib Hadir’ merupakan wujud nyata bahwa ayah sangat berperan dalam pengasuhan. Apalagi kehadiran Gubernur Kalimantan Timur pada kegiatan ini menjadi komitmen sosok ayah yang dapat menjadi teladan bagi masyarakat,” tegasnya.
Gubernur Kalimantan Timur, Dr. H. Rudy Mas'ud, S.E., M.E., menegaskan dalam sambutannya bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.
Melalui tema peringatan “Ayah Wajib Hadir”, terdapat makna mendalam bahwa kehadiran ayah ataupun sosok ayah sangat penting dalam membersamai tumbuh kembang anak.
Oleh karena itu, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar berbagai program pembangunan keluarga dapat berjalan secara optimal, termasuk upaya percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas pengasuhan anak.
Ia juga mengajak para orang tua untuk meluangkan waktu berkumpul bersama anak-anak demi pembentukan akhlak dan cita-cita mereka. Indonesia Emas 2045 dibangun dari keluarga yang kuat demi mewujudkan Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas.
“Peringatan Harganas ke-33 juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, mitra kerja, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan keluarga, percepatan penurunan stunting, penguatan peran ayah dalam pengasuhan, pemberdayaan ekonomi keluarga, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Timur sebagai upaya mewujudkan keluarga Indonesia yang tangguh menuju Indonesia Emas 2045. Hal ini sejalan dengan tujuan penyelenggaraan Harganas, yakni meningkatkan kesadaran dan komitmen seluruh lapisan masyarakat terhadap pentingnya ketahanan keluarga serta optimalisasi peran ayah dalam pengasuhan,” tegas Gubernur Kalimantan Timur.
Berbagai rangkaian kegiatan turut memeriahkan peringatan Harganas tahun ini, di antaranya mengunjungi Gerakan Pasar Ikan Murah yang digelar di Jl. Diponegoro, kunjungan ke fasilitas kesehatan untuk penyerahan simbolis bantuan kepada peserta Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) sebanyak 10 unit di Puskesmas Tanjung Redeb, Puskesmas Kampung Bugis, dan Puskesmas Sambaliung, serta kunjungan ke Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) SMAN 4 Berau.
Pada puncak peringatan Harganas, berbagai kegiatan digelar, di antaranya kunjungan Pasar Ikan, launching Produk Ikan Kaleng dan Olahan, Gelar Dagang UPPKA dan UMKM, Pameran IPKB, SSK, Gelar Produk BUMK, Gelar Produk Sayuran dan Buah Organik, Sembako Murah, Pelayanan Kesehatan Lansia dan Umum, Pelayanan Skrining Kesehatan Mental, serta Gelar Dagang Ikan Kaleng dan Olahan Ikan Premium.
Selanjutnya, penampilan flashmob oleh GenRe Indonesia Kabupaten Berau, Pengukuhan Ayah Bunda GenRe kepada Gubernur Kalimantan Timur, Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Timur, dan Bupati Berau, penyerahan piagam dalam rangka Harganas ke-33 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur, penyerahan penghargaan GENTING bagi Orang Tua Asuh (OTA), penyerahan bantuan sembako untuk keluarga berisiko stunting dari PT Berau Coal, PT PAMA, dan Dinas Pangan Kabupaten Berau, serta ditutup dengan penampilan drama musikal oleh GenRe Indonesia Kabupaten Berau.
Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 menjadi pengingat bahwa keluarga adalah fondasi utama pembangunan bangsa. Dengan keluarga yang berkualitas, harmonis, dan tangguh, diharapkan lahir generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing sebagai modal menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045. (*)
Editor : Almasrifah