Jelang Commissioning RDMP, PT KPB Perkuat Edukasi Keselamatan Warga Balikpapan

Ajie Chandra • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:23 WIB
SOSIALISASI: Rangkaian sosialisasi PT KPB di masing-masing kecamatan jelang fase commissioning dan uji operasi kilang baru proyek RDMP.
SOSIALISASI: Rangkaian sosialisasi PT KPB di masing-masing kecamatan jelang fase commissioning dan uji operasi kilang baru proyek RDMP.

BALIKPAPAN – Menjelang fase commissioning dan uji operasi kilang baru dalam proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) memperkuat edukasi keselamatan bagi masyarakat di sekitar kawasan kilang.

Lebih dari 500 warga dari empat kecamatan yang berbatasan langsung dengan kawasan kilang mengikuti sosialisasi tersebut. Keempat wilayah itu meliputi Balikpapan Utara, Balikpapan Barat, Balikpapan Tengah, dan Balikpapan Kota.

Edukasi dilakukan untuk memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai sejumlah aktivitas yang berpotensi terlihat maupun terdengar selama tahapan pengujian sistem kilang.

VP Legal & Relation PT KPB Asep Sulaeman mengatakan, edukasi sejak awal diperlukan karena sebagian besar konstruksi fisik unit kilang baru telah rampung dan memasuki tahapan menuju pengoperasian.

Pada fase commissioning, masyarakat berpotensi melihat nyala flare yang lebih tinggi untuk sementara waktu. Selain itu, proses steam blowing atau pembersihan pipa menggunakan uap bertekanan tinggi dapat menimbulkan suara bising.

Baca Juga: BPBD dan KPB Bekali Warga Sekitar Kilang Balikpapan Tanggap Bencana

Warga juga berpotensi melihat hembusan uap putih dari proses pemanasan air untuk kebutuhan pembangkitan listrik dan utilitas unit operasi.

“Uap putih tersebut merupakan uap air murni dan bukan polusi berbahaya, sehingga warga diharapkan tidak lekas panik apabila mendapatinya di kemudian hari,” ujar Asep.

Menurut dia, seluruh rangkaian pengujian tetap dilakukan dengan pengawasan dan pemantauan berkala. Pemantauan kualitas udara dan kebisingan juga dilakukan selama 24 jam dengan melibatkan laboratorium lingkungan independen terakreditasi.

Warga Diberi Bekal Kesiapsiagaan

Edukasi keselamatan tidak hanya dilakukan melalui penyampaian informasi. Dalam sosialisasi yang digelar di masing-masing kecamatan, warga juga diberi kesempatan berdiskusi serta mengikuti simulasi penanggulangan kebakaran.

Ketua RT dan tokoh masyarakat dilibatkan dalam praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), termasuk simulasi penanganan api menggunakan kain basah. Sistem peringatan juga diperkenalkan sebagai bagian dari materi kesiapsiagaan.

Camat Balikpapan Utara Umar Hadi menilai penyampaian informasi secara langsung penting bagi masyarakat yang tinggal berdekatan dengan kawasan kilang.

Menurutnya, komunikasi langsung dapat membantu warga memahami kondisi sebenarnya di lapangan sehingga tidak hanya mengandalkan informasi yang beredar melalui media sosial.

“Forum semacam ini penting agar warga dapat memahami situasi riil di lapangan lebih dahulu,” ujarnya.

SIMULASI: Warga mendapat kesempatan berdiskusi dan mengikuti simulasi penanggulangan kebakaran.
SIMULASI: Warga mendapat kesempatan berdiskusi dan mengikuti simulasi penanggulangan kebakaran.

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi PT KPB bersama jajaran kecamatan, kelurahan, RT, LPM, Katana, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan.

Selain menjelaskan tahapan pengujian kilang, sosialisasi menjadi ruang komunikasi antara perusahaan dan masyarakat sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi kedaruratan.

RDMP Tingkatkan Kapasitas Kilang

Proyek RDMP Balikpapan dan Lawe-Lawe merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dikelola PT KPB. Pengembangan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas Kilang Balikpapan hingga mencapai 360.000 barel per hari.

Salah satu unit utama dalam pengembangan kilang adalah Residual Fluid Catalytic Cracker (RFCC). Unit tersebut dirancang untuk mengolah minyak residu menjadi sejumlah produk bahan bakar, seperti Pertamax, Pertalite, Diesel, dan Avtur.

Selain produk BBM, pengembangan tersebut juga menghasilkan LPG serta bahan baku petrokimia.

Editor : Muhammad Ridhuan
commissioning kilang keselamatan kilang rdmp balikpapan kilang Pertamina Balikpapan PT KPB